Bupati SBS Bawa Malaka ke Panggung Nasional, Tegaskan Apkasi sebagai Ruang Adu Gagasan

 

TANGERANG, MalakaNews.com – Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran (SBS), menghadiri Apkasi Otonomi Expo (AOE) 2026 yang mengusung tema besar Trade, Tourism, Investment & Procurement di Hall 3 dan 3A Indonesia Convention Exhibition (ICE) Bumi Serpong Damai, Kabupaten Tangerang, Kamis (27/8/2026).

Kehadiran SBS dalam agenda tahunan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) tersebut menjadi bagian dari upaya Kabupaten Malaka untuk ikut mengambil peran dalam ruang nasional yang mempertemukan pemerintah daerah, dunia usaha, kementerian, BUMN, serta berbagai pelaku pengadaan barang dan jasa.

AOE 2026 berlangsung selama tiga hari, 27–29 Agustus 2026, dan dibuka secara resmi oleh Wakil Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Bima Arya.

Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan sejumlah agenda strategis, di antaranya workshop pengenalan dan simulasi e-Katalog Versi 6 LKPP, Forum Kerja Sama Perdagangan Antar Daerah AOE 2026, serta lokakarya peningkatan kapasitas dalam mendukung aksesi Indonesia menuju Organisation for Economic Cooperation and Development (OECD).

Lokakarya tersebut mengangkat tema “Peningkatan Pembiayaan dan Pembangunan Infrastruktur Berkelanjutan di Berbagai Tingkat Pemerintahan.”

Bagi SBS, Apkasi bukan sekadar agenda tahunan pemerintah daerah. Forum tersebut dinilai menjadi ruang penting untuk mempertemukan ide, pengalaman dan gagasan dari berbagai kabupaten di Indonesia.

“Apkasi merupakan ajang yang sangat baik untuk menyatukan ide dan gagasan dari seluruh kabupaten di Indonesia, untuk membawa masyarakat menuju ke arah yang lebih baik,” ujar SBS.

Ia menegaskan, Kabupaten Malaka akan terus memberikan kontribusi pemikiran dalam perjalanan Apkasi pada masa mendatang.

Menurutnya, kolaborasi antardaerah menjadi penting agar berbagai gagasan pembangunan tidak berhenti sebagai wacana, tetapi dapat melahirkan inovasi dan kebijakan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Rangkaian AOE 2026 selanjutnya juga diisi dengan peresmian pembukaan Apkasi Otonomi Expo Tahun 2026 sebagai bagian dari agenda utama pameran dan forum kerja sama antardaerah.

Keikutsertaan Malaka dalam forum tersebut sekaligus menjadi momentum untuk membuka ruang lebih luas bagi daerah perbatasan seperti Malaka agar semakin dikenal dalam percaturan perdagangan, pariwisata, investasi dan pengadaan nasional.

Bagi SBS, membawa nama Malaka ke forum nasional bukan sekadar hadir dan menyaksikan. Ada gagasan yang dibawa, ada kepentingan daerah yang diperjuangkan, dan ada harapan agar Malaka semakin diperhitungkan dalam gerak pembangunan Indonesia.**##//