Dari Panggung Musik ke Aksi Kemanusiaan, Seniman Malaka Galang Rp9,8 Juta untuk Flores

 

MalakaNews.com — Dari panggung musik, kepedulian itu mengalir. Komunitas Seniman Malaka menggelar aksi penggalangan dana bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan berhasil menghimpun donasi sebesar Rp9,8 juta.

Aksi kemanusiaan tersebut berlangsung pada Sabtu (29/8/2026), sejak pukul 08.00 WITA hingga 20.00 WITA, di perempatan lampu merah Kota Betun, tepatnya di depan Kantor Perpustakaan Kabupaten Malaka.

Para seniman tidak hanya datang membawa suara dan alat musik. Mereka membawa pesan kemanusiaan. Melalui live musik, para penyanyi, keyboardist, Master of Ceremony (MC), pelaku salon dan konten kreator yang tergabung dalam Komunitas Seniman Malaka mengajak masyarakat untuk turut memberikan donasi.

Selama kurang lebih 12 jam, aksi tersebut menjadi ruang perjumpaan antara seni dan solidaritas. Masyarakat yang melintas diberi kesempatan untuk ikut menyisihkan rezeki bagi saudara-saudara di Flores yang sedang menghadapi dampak bencana.

Ketua Komunitas Seniman Malaka, Febry Tahu, menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat Malaka yang telah memberikan dukungan dan berpartisipasi dalam aksi tersebut.

“Kami sangat berterima kasih kepada masyarakat Malaka yang bersama Komunitas Seniman Malaka sudah berpartisipasi dengan tulus membantu menyalurkan donasi untuk korban gempa di Flores,” ungkap Febry.

Febry juga memberikan apresiasi kepada Kapolres Malaka bersama jajaran yang telah mendukung kegiatan tersebut sejak tahap awal perencanaan hingga pelaksanaan.

Menurut Febry, dukungan kepolisian turut membantu memastikan kegiatan berjalan aman, tertib dan lancar sampai selesai.

“Kami juga berterima kasih kepada Kapolres Malaka yang sudah berpartisipasi dari awal rencana kegiatan hingga suksesi kegiatan dan juga membantu menjaga keamanan sampai selesai,” katanya.

Dari aksi tersebut, Komunitas Seniman Malaka berhasil mengumpulkan Rp9,8 juta dalam bentuk uang tunai.

Dana yang terkumpul selanjutnya akan disalurkan untuk membantu masyarakat di Pulau Flores yang terdampak bencana gempa bumi.

Aksi tersebut menjadi bentuk nyata solidaritas masyarakat Malaka. Para seniman menunjukkan bahwa panggung tidak selalu hanya menjadi tempat untuk bernyanyi dan menghibur, tetapi juga dapat menjadi ruang untuk menggerakkan kepedulian.

Dari Malaka untuk Flores, suara musik hari itu menjadi suara kemanusiaan.**##//