Kepala Sekolah Wewiku dan Rinhat Kompak Minta MBG Terus Berjalan, SPPG 3T Segera Dioperasikan

 

MALAKA, MALAKANEWS — Harapan agar Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus berjalan dan menjangkau lebih banyak sekolah menggema dari para kepala sekolah di Kecamatan Wewiku dan Rinhat, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Bagi para kepala sekolah, MBG bukan sekadar program pemerintah, tetapi menjadi salah satu bentuk perhatian terhadap pemenuhan kebutuhan gizi anak-anak sekolah. Karena itu, keberlanjutan program tersebut dinilai penting, terutama bagi sekolah-sekolah yang hingga kini belum mendapatkan layanan MBG.
Harapan itu disampaikan para kepala sekolah dalam diskusi bersama Wakil Bupati Malaka, Henri Melki Simu, di Rumah Jabatan Wakil Bupati Malaka, Senin (14/9/2026).

Dalam pertemuan tersebut, para kepala sekolah menyampaikan dukungan terhadap keberlanjutan MBG sekaligus meminta agar cakupan penerima manfaat diperluas. Mereka berharap tidak ada lagi sekolah yang tertinggal dari program yang menyentuh langsung kebutuhan dasar para siswa tersebut.

Para kepala sekolah juga menitipkan harapan kepada pemerintah pusat, Presiden Prabowo Subianto, serta Badan Gizi Nasional (BGN), agar segera mengoperasikan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), khususnya untuk wilayah 3T di Kabupaten Malaka yang hingga kini belum beroperasi.
Menurut mereka, percepatan pengoperasian SPPG menjadi penting karena keberadaan dapur layanan tersebut akan menentukan seberapa luas distribusi makanan bergizi dapat menjangkau sekolah-sekolah di wilayah yang selama ini belum tersentuh program MBG.
Dari Kecamatan Rinhat, para kepala sekolah secara khusus berharap sekolah-sekolah yang belum memperoleh MBG segera masuk dalam cakupan pelayanan. Mereka menilai program tersebut telah memberikan manfaat bagi siswa, sehingga keberlangsungannya perlu dijaga sekaligus diperluas.

 

Para kepala sekolah menyebut MBG telah berjalan sekitar dua tahun. Namun, hingga kini masih terdapat sekolah yang belum menerima manfaat program tersebut.
Kondisi itu menjadi perhatian tersendiri. Di satu sisi, program MBG terus berjalan, tetapi di sisi lain masih ada siswa yang belum merasakan manfaatnya. Karena itu, pemerataan menjadi harapan utama yang disampaikan dalam forum tersebut.
“Untuk itu kami berharap Program MBG terus berjalan,” menjadi salah satu harapan yang disampaikan para kepala sekolah.
Harapan yang sama datang dari Kecamatan Wewiku. Para kepala sekolah meminta agar sekolah-sekolah yang belum memperoleh MBG segera mendapatkan layanan tersebut, sehingga kebutuhan gizi siswa dapat lebih diperhatikan dan manfaat program pemerintah benar-benar dirasakan secara merata.

Bagi mereka, keberlanjutan MBG adalah tentang memastikan anak-anak di sekolah, baik yang berada di wilayah yang sudah terlayani maupun di daerah 3T, memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan asupan makanan bergizi.

Kini, harapan itu tertuju pada percepatan pengoperasian SPPG dan perluasan cakupan MBG di Kabupaten Malaka, agar tidak ada lagi sekolah yang hanya menjadi penonton dari program yang sejatinya diperuntukkan bagi generasi penerus bangsa.**##//