MalakaNews — Di bawah terik matahari dan di atas lapangan sekolah, langkah kaki para siswa SMAN Harekakae mulai ditempa.

Satu langkah harus tegap. Satu gerakan harus serempak. Sebab di depan mereka bukan sekadar sebuah seleksi, melainkan kesempatan untuk berdiri membawa nama sekolah dan mengibarkan Sang Merah Putih pada momentum kemerdekaan.

Menjelang HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, SMAN Harekakae menyiapkan para siswanya untuk menghadapi seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Kabupaten.

Persiapan dilakukan sebagai bagian dari upaya membangun kesiapan fisik, mental, kedisiplinan dan kekompakan para siswa yang akan mengikuti proses seleksi.

Bagi para siswa, kesempatan menjadi bagian dari Paskibraka bukanlah perkara sederhana.

Ada latihan yang harus dijalani. Ada rasa lelah yang harus ditaklukkan. Ada kedisiplinan yang harus dijaga setiap hari.

Namun justru dari proses itulah karakter ditempa.

Paskibraka bukan hanya tentang barisan yang rapi atau langkah yang seragam. Di balik seragam dan gerakan yang terlihat sederhana, terdapat tanggung jawab untuk membawa kehormatan sekolah serta menjadi bagian dari perayaan kemerdekaan bangsa.

SMAN Harekakae pun menaruh harapan agar para siswa yang dipersiapkan mampu memberikan kemampuan terbaik saat mengikuti seleksi.

Sebab menjadi pengibar bendera berarti berdiri di hadapan banyak mata dengan satu tugas mulia: menjaga kehormatan Sang Merah Putih.

Hari ini mereka masih berlatih di halaman sekolah.

Kaki mereka mungkin lelah, napas terkadang berat, tetapi semangat terus dijaga.

Karena setiap langkah yang dilatih hari ini adalah bagian dari perjalanan menuju hari ketika Merah Putih berkibar di langit Kabupaten Malaka.

Dari Harekakae, langkah itu dimulai. Tegap dalam barisan, kuat dalam perjuangan, dan merah putih tetap menjadi tujuan.**##//