Tak Harus Gedung Mewah, Cukup Komitmen: Stefanus Bria Seran–Henri Melki Simu Teken Dokumen di Bawah Pohon Demi Rakyat

 

Malaka, Malakanews – Di bawah rindangnya pohon Hasan Maubesi, sebuah komitmen besar lahir dari kesederhanaan. Stefanus Bria Seran bersama Henri Melki Simu menandatangani dokumen penting di Desa Fahiluka, Kecamatan Malaka Tengah, Jumat (10/4/2026), menghadirkan makna bahwa pengabdian tidak selalu harus dibalut kemewahan.

Di ruang terbuka yang bersahaja, penandatanganan tersebut disaksikan oleh para pejabat dan masyarakat setempat. Momen ini bukan sekadar aktivitas administratif, melainkan cerminan kedekatan pemerintah dengan rakyat—hadir tanpa sekat, menyatu dalam denyut kehidupan masyarakat, serta menegaskan bahwa pelayanan publik sejati lahir dari kehadiran langsung.

“Penandatanganan tidak harus dilakukan di dalam gedung mewah. Di bawah pohon seperti ini pun, selama tujuannya untuk kepentingan masyarakat, itu sudah lebih dari cukup,” tegas Stefanus Bria Seran, menekankan esensi dari sebuah pengabdian.

Dengan nada yang seirama, Henri Melki Simu menegaskan bahwa nilai utama terletak pada komitmen, bukan pada tempat berlangsungnya kegiatan. “Yang terpenting bukan tempatnya, tetapi komitmen kita untuk bekerja dan melayani masyarakat dengan sungguh-sungguh,” ujarnya.

Dalam balutan kesederhanaan itu, penandatanganan di bawah pohon Hasan Maubesi menjadi simbol kepemimpinan yang membumi—mengutamakan efektivitas, ketulusan, dan dampak nyata bagi masyarakat. Meski tanpa kemegahan, dokumen yang ditandatangani tetap memiliki kekuatan hukum yang sah dan mengikat.

Pada akhirnya, langkah ini menjadi pesan yang kuat dan menggugah: pelayanan publik tidak diukur dari megahnya gedung, melainkan dari ketulusan hati dan konsistensi dalam bekerja. Pemerintah Kabupaten Malaka menunjukkan bahwa di mana ada rakyat, di situlah pengabdian harus hadir dan diwujudkan.**##//

 

Editor : Eky luan