Bupati SBS dan dr. Dhion Bria Seran, Dua Pilar di Balik Langkah PS Malaka U-17 Menuju Flores

 

BETUN, MalakaNews.com – Matahari pagi di halaman Mako Polres Malaka kembali menjadi saksi lahirnya harapan. Di tempat yang sama, doa dipanjatkan, semangat dikobarkan, dan tekad anak-anak Bumi Rai Malaka dilepas menuju medan perjuangan. Rabu (22/7/2026), PS Malaka U-17 resmi diberangkatkan menuju Flores untuk mengikuti ajang Piala Soeratin tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Pelepasan berlangsung di halaman Mako Polres Malaka dan dihadiri Ketua PSSI Kabupaten Malaka yang juga Ketua DPRD Kabupaten Malaka Adrianus Bria Seran, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Malaka, sejumlah anggota DPRD Kabupaten Malaka, Kapolres Malaka, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Malaka, jajaran manajemen PS Malaka, serta tim pelatih.

Keberangkatan ini bukan sekadar mengantar para pemain menuju sebuah turnamen. Di balik seragam yang mereka kenakan, tersimpan cita-cita besar untuk mengharumkan nama Kabupaten Malaka di pentas sepak bola Nusa Tenggara Timur. Setiap langkah mereka membawa harapan masyarakat yang ingin melihat sepak bola Malaka terus berkembang.

Di balik perjalanan itu berdiri dua sosok yang selama ini menjadi bagian penting dari kemajuan PS Malaka, yakni Bupati Malaka Stefanus Bria Seran (SBS) dan Direktur PS Malaka dr. Dhion Bria Seran. Keduanya terus memberikan dukungan sesuai perannya masing-masing demi memastikan pembinaan sepak bola usia muda di Kabupaten Malaka berjalan secara berkelanjutan.

        Bagi SBS, olahraga merupakan investasi bagi masa depan daerah. Sepak bola menjadi ruang untuk membentuk karakter generasi muda agar tumbuh disiplin, bertanggung jawab, sportif, dan mampu bersaing secara sehat. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Malaka terus memberikan perhatian terhadap pembinaan atlet muda sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia.

Semangat tersebut diterjemahkan dalam kerja nyata oleh dr. Dhion Bria Seran sebagai Direktur PS Malaka. Bersama jajaran manajemen, ia memastikan seluruh kebutuhan tim dapat dipenuhi, mulai dari persiapan hingga keberangkatan menuju kompetisi. Baginya, prestasi tidak lahir secara instan, tetapi merupakan buah dari proses pembinaan yang konsisten dan berkelanjutan.

Keberhasilan PS Malaka juga tidak terlepas dari peran PSSI Kabupaten Malaka yang terus membangun sistem pembinaan usia muda bersama para pelatih dan klub-klub sepak bola. Regenerasi pemain terus berjalan sehingga setiap tahun lahir talenta-talenta baru yang siap bersaing di tingkat provinsi.

Tradisi pelepasan di halaman Mako Polres Malaka kembali menjadi simbol kebersamaan seluruh elemen daerah. Dari tempat inilah doa, motivasi, dan harapan mengiringi langkah para pemain sebelum bertanding membawa nama baik Kabupaten Malaka.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Malaka berpesan agar seluruh pemain menjaga sportivitas, disiplin, kekompakan, serta nama baik Kabupaten Malaka selama mengikuti kompetisi. Pesan itu menjadi bekal moral agar setiap pertandingan dijalani dengan semangat pantang menyerah dan penuh rasa hormat kepada lawan.

Keberangkatan PS Malaka U-17 menuju Flores menjadi bukti bahwa prestasi dibangun melalui kolaborasi. Pemerintah daerah, PSSI Kabupaten Malaka, DPRD Kabupaten Malaka, Polres Malaka, Dinas Pemuda dan Olahraga, manajemen, serta tim pelatih terus bersinergi membangun masa depan sepak bola Malaka.

Hari ini mereka berangkat membawa harapan. Esok mereka akan bertanding membawa kebanggaan. Apa pun hasil yang diraih nanti, langkah PS Malaka U-17 telah menunjukkan bahwa sepak bola Malaka terus bergerak ke arah yang lebih baik. Selama pembinaan tetap dijaga, kebersamaan terus dirawat, dan mimpi anak-anak Bumi Rai Malaka tidak pernah padam, tradisi prestasi akan terus hidup di tanah Malaka.**##//

 

Editor : Eky luan