Wakil Bupati Malaka Turun Langsung ke Sekolah Darurat SD Nekto

Malaka-Malakanews.com ” Wakil Bupati Malaka turun langsung meninjau Sekolah Dasar /SD/ darurat di Nekto, kelas jauh dari SDI Ninma, pada hari ini, Jumat (6 /2/ 2026), masyarakat yang menyoroti kondisi sekolah tersebut dinilai tidak layak untuk proses belajar mengajar. Kunjungan wakil bupati Henri melki simu)HMS/ menerima tautan berita dari Bupati Malaka stefanus bria seran M.PH, (SBS) terkait kondisi sekolah darurat tersebut.
Wakil Bupati mengakui bahwa dirinya baru menerima informasi setelah mendapatkan kiriman link berita dari Bupati Malaka /SBS/.sebenarnya saya lambat dapat informasi, saya dapat informasi dari Pak Bupati /SBS/. Jadi Pak Bupati kirim link beritanya ke saya. Saya langsung melaporkan siap, saat ini juga saya akan ada di sekolah yang dianggap tidak layak ini,” ujar Wakil Bupati malaka /HMS/
Ia menjelaskan, secara aturan, keberadaan sekolah darurat tersebut memang tidak memenuhi standar kelayakan untuk sekolah. Kalau kita lihat, dari segi aturan semua tidak layak. Selama ini juga tidak ada laporan ke Dinas bahwa ada kelas jauh di sini. Dari dinas pendidikan kab sebenarnya tidak tahu. Mungkin di kalangan desa ada, tapi sampai di Dinas belum tahu,” jelasnya.
Ungkap Wakil Bupati, dalam satu minggu terakhir guru yang mengajar di sekolah tersebut sempat datang ke Dinas Pendidikan, namun diarahkan untuk membuat proposal guna mengurus izin operasional.
Untuk menghadirkan satu sekolah di sini sebenarnya tidak layak, karena dari segi jumlah murid juga tidak memadai, hanya 16 orang. Sesuai aturan satu rombel minimal 20 murid. Tapi karena anak-anak ini kalau turun ke Ninma jaraknya jauh sekali, ke Raiulun juga jauh, maka kita punya inisiatif untuk bikin solusi, Sebagai langkah sementara, pemerintah memutuskan memindahkan proses belajar ke Posyandu sambil menyiapkan pembangunan ruang belajar darurat yang lebih layak.
“Anak-anak ini sementara sekolah di Posyandu sambil kita perbaiki gedung yang ada ini, ujarnya.
Bupati SBS da Wakil Bupati HMS /SBS-HMS/ menyampaikan apresiasi tinggi pada guru yang selama ini mengajar sendirian dengan kondisi terbatas. Saya bersama bupati menyampaikan terima kasih banyak kepada pa guru bersama ibu guru yang sudah mengorbankan jerih lelahnya. Satu orang guru mengajar kelas satu sampai kelas lima, itu luar biasa. Kita prihatin, tapi kita akan buat lebih baik dari ini,” ungkapnya Dalam pertemuan bersama Kepala Desa, Ketua BPD, Camat, dan Dinas Pendidikan, disepakati pembangunan ruang kelas darurat baru.
Untuk sementara kita gotong royong. Kita bongkar ini lalu bangun satu darurat lagi, atap seng dan dinding supaya mereka bisa sekolah dengan baik. Saya kasih waktu bulan Maret bangunan harus sudah jadi sekaligus ajukan persyaratan izin operasionalnya,” tegas Wakil Bupati.
Ia juga memastikan akan ada penambahan tenaga pengajar dari sekolah induk.
“Guru dari SD induk akan datang mengajar di sini. Di sekolah induk juga ada empat guru yang tidak kebagian jam, jadi bisa kita atur supaya mereka hadir setiap hari di sini,pungkasnya.
kondisi Sekolah Dasar Nekto kelas jauh /SDI Ninma/ yang dinilai sangat tidak layak, dengan jumlah siswa sebanyak 16 orang, terdiri dari 9 siswa laki-laki dan 7 siswa perempuan, serta hanya ditangani oleh satu orang guru. Pemberitaan tersebut langsung mendapat respons cepat dari Pemerintah Kabupaten Malaka hingga Wakil Bupati turun langsung ke lokasi SD. ##//
Editor: (EKY LUAN)






