Charlie Paulus Dorong Transformasi Layanan Bank NTT, Alfamart Jadi Mitra Strategis

 

Kupang- Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (Bank NTT) mengambil langkah untuk memperkuat layanan perbankan bagi dunia usaha melalui kemitraan dengan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk, pengelola jaringan ritel Alfamart. Kolaborasi ini difokuskan pada penyediaan layanan Cash Management Service guna mendukung pengelolaan uang tunai yang lebih mudah dan efisien.

 

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) oleh Direktur Utama Bank NTT, Charlie Paulus, bersama pimpinan Alfamart di Jakarta, Rabu, 14 Oktober 2026.

 

Kemitraan ini menjadi bagian dari upaya Bank NTT memperluas layanan keuangan dengan menjalin sinergi bersama perusahaan yang memiliki jaringan usaha ritel berskala nasional. Melalui kolaborasi tersebut, kebutuhan pengelolaan kas bagi mitra usaha di Nusa Tenggara Timur diharapkan dapat dilayani secara lebih praktis.

 

Layanan Cash Management Service dirancang untuk mempermudah mitra usaha dalam memenuhi kebutuhan pengambilan uang tunai guna menunjang kegiatan operasional. Pengelolaan kas yang lebih teratur menjadi salah satu kebutuhan penting bagi pelaku usaha, terutama dalam menjaga kelancaran transaksi dan aktivitas bisnis sehari-hari.

 

Bagi Bank NTT, pengembangan layanan ini merupakan bagian dari strategi memperkuat peran perbankan daerah agar semakin dekat dengan kebutuhan sektor produktif. Kolaborasi dengan Alfamart juga membuka peluang pemanfaatan keunggulan masing-masing perusahaan untuk menghadirkan layanan yang memberikan nilai tambah bagi mitra usaha.

 

Di tengah perkembangan aktivitas perdagangan dan meningkatnya kebutuhan transaksi, pengelolaan uang tunai membutuhkan dukungan layanan yang tepat, aman, dan terukur. Karena itu, kerja sama kedua perusahaan diharapkan dapat membantu mitra usaha mengoptimalkan proses operasional sekaligus meningkatkan efisiensi pengelolaan keuangan.

 

Langkah yang ditempuh di bawah kepemimpinan Charlie Paulus ini juga mencerminkan upaya Bank NTT memperluas model kemitraan, tidak hanya dengan lembaga keuangan, tetapi juga dengan perusahaan dari sektor lain yang memiliki kebutuhan dan potensi kerja sama.

 

Sinergi antara perbankan dan industri ritel dinilai dapat menjadi salah satu cara untuk memperkuat keterhubungan layanan keuangan dengan aktivitas ekonomi masyarakat. Dengan dukungan layanan yang sesuai kebutuhan, pelaku usaha di daerah diharapkan memiliki lebih banyak pilihan dalam mengelola transaksi bisnisnya.

 

Ke depan, implementasi kerja sama ini akan menjadi faktor penting untuk melihat sejauh mana layanan Cash Management Service dapat memberikan manfaat nyata bagi mitra usaha di NTT. Penguatan layanan tersebut diharapkan turut mendukung pertumbuhan dunia usaha sekaligus meningkatkan kontribusi Bank NTT terhadap perekonomian daerah.**##//