Dari Haitimuk Menuju Panggung Nasional, PS Malaka U-13 dan U-15 Matangkan Mimpi Piala Soeratin 2026
MALAKA, MalakaNews.com — Di sebuah lapangan di Haitimuk, mimpi besar sepak bola Malaka kembali ditempa. Bukan dengan gemerlap stadion, tetapi melalui keringat anak-anak muda yang perlahan mengukir jalan menuju panggung nasional.
Kamis (3/9/2026), home base SSB PS Malaka di Haitimuk, Kecamatan Weliman, menjadi saksi bagaimana dua kelompok usia, U-13 dan U-15, terus mematangkan persiapan menghadapi Piala Soeratin Seri Nasional 2026.
Bagi mereka, setiap pertandingan bukan sekadar tentang siapa yang menang dan siapa yang kalah. Setiap menit di lapangan adalah pelajaran, setiap kesalahan adalah bahan evaluasi, dan setiap gol menjadi pengingat bahwa perjalanan menuju prestasi membutuhkan kerja keras yang tidak sebentar.
Karena itu, PS Malaka U-13 menjalani laga uji tanding menghadapi SSB Kecamatan Malaka Barat. Sementara PS Malaka U-15 berhadapan dengan SSB Kecamatan Wewiku. Dua pertandingan itu menjadi bagian dari proses untuk menemukan permainan terbaik sebelum menghadapi kerasnya persaingan di tingkat nasional.
Jika pada siang hari anak-anak U-13 menguji kemampuan dengan semangatnya, malam hari giliran U-15 menyalakan gairah sepak bola Haitimuk. Pertandingan malam dapat berlangsung setelah home base SSB PS Malaka dilengkapi fasilitas penerangan.
Lampu-lampu lapangan pun seakan menjadi simbol kecil dari perjalanan besar mereka. Di bawah cahaya itu, anak-anak muda berlari mengejar bola, tetapi sesungguhnya mereka sedang mengejar sesuatu yang jauh lebih besar: kesempatan membawa nama Malaka dan NTT ke panggung nasional.
Laga tersebut turut disaksikan Bupati Malaka dr. Stefanus Bria Seran, MPH, bersama sejumlah pejabat daerah. Hadir pula Pimpinan Bank NTT Cabang Betun Yorry Blegur serta sejumlah kepala desa.
Kehadiran para pemangku kepentingan di pinggir lapangan memberi pesan bahwa perjalanan anak-anak muda ini tidak berdiri sendiri. Di belakang mereka ada keluarga, pelatih, pemerintah, masyarakat dan semua pihak yang berharap sepak bola Malaka terus tumbuh dari akar rumput.
Direktur Olahraga PS Malaka, dr. Dionisius Christian Bria Seran, Sp.OG, mengatakan pertandingan uji coba menjadi bagian penting dalam proses pembentukan tim sebelum menghadapi kompetisi nasional.
Menurutnya, kemenangan dalam laga uji tanding bukan menjadi tujuan utama. Yang jauh lebih penting adalah memberikan pengalaman kepada pemain, membangun mental, meningkatkan disiplin serta menemukan bagian permainan yang masih harus diperbaiki.
“Yang paling penting adalah bagaimana anak-anak mendapatkan pengalaman bertanding, menjaga mental dan disiplin bermain, serta mengetahui bagian-bagian yang masih perlu diperbaiki,” ujar Dion.
Pesan itu menjadi bekal penting bagi para pemain. Sebab, ketika kaki mereka menginjak lapangan pertandingan nasional nanti, yang dibawa bukan hanya jersey PS Malaka, tetapi juga nama Kabupaten Malaka dan Provinsi NTT.
Maka, setiap latihan harus dijalani dengan kesungguhan. Setiap pertandingan harus dijadikan pengalaman. Dan setiap peluh yang jatuh di tanah Haitimuk harus menjadi bagian dari perjalanan menuju mimpi yang lebih tinggi.
Para pemain juga diminta tidak gentar menghadapi lawan. Mereka harus bermain percaya diri, menjaga kekompakan, menikmati pertandingan dan berani menghadapi siapa pun yang berdiri di hadapan mereka.
Sebab sepak bola bukan hanya tentang kaki yang menendang bola. Sepak bola juga tentang keberanian, persaudaraan, disiplin dan keyakinan bahwa anak-anak dari daerah pun mampu berdiri sejajar ketika kesempatan diberikan.
Kini, waktu terus berjalan. Piala Soeratin Seri Nasional 2026 semakin dekat, sementara PS Malaka U-13 dan U-15 terus mematangkan langkah.
Dari Haitimuk, mereka belajar berjuang. Dari Malaka, mereka membawa harapan. Dan menuju panggung nasional, mereka membawa satu mimpi yang sama: mengharumkan nama Malaka dan NTT melalui sepak bola.
Sebab terkadang, mimpi besar tidak lahir dari stadion megah. Ia tumbuh dari lapangan sederhana, dari keringat yang jatuh tanpa suara, dan dari anak-anak yang berani percaya bahwa suatu hari nanti nama Malaka akan disebut di panggung sepak bola nasional.**##//
Editor : Eky luan
