dr. Oktelin Benahi Antrean Pasien, RSUPP Betun Dorong Kepastian Waktu Pemeriksaan

 

MALAKA, MALAKANEWS.COM — Pasien rumah sakit membutuhkan bukan hanya penanganan medis yang tepat, tetapi juga kepastian waktu pelayanan. Hal inilah yang menjadi perhatian Direktur Rumah Sakit Umum Penyangga Perbatasan (RSUPP) Betun, Kabupaten Malaka, dr. Oktelin Kurniawati Kaswadie, M.M., FISQua, dalam mendorong pembenahan sistem antrean dan penjadwalan pemeriksaan pasien.

Upaya tersebut dibahas dalam evaluasi bersama Tim Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan (PKMK) Universitas Gadjah Mada (UGM), Sabtu (24/10/2026). Pertemuan ini mencakup evaluasi capaian program, sinkronisasi Standar Pelayanan Minimal (SPM), serta peninjauan program pendampingan RSUPP Betun.

Salah satu langkah yang menjadi perhatian ialah penerapan sistem penjadwalan pemeriksaan atau appointment scheduling system. Dengan sistem ini, pasien diharapkan memperoleh jadwal kunjungan yang lebih jelas sehingga kedatangan dapat diatur dan waktu tunggu di rumah sakit bisa dikurangi.

Sebagai gambaran, pemeriksaan dapat diatur menggunakan slot waktu tertentu, misalnya 15 menit untuk setiap pasien sesuai jenis layanan dan kebutuhan medis. Pasien pertama dijadwalkan pukul 09.00 WITA, pasien berikutnya pukul 09.15 WITA, kemudian pasien selanjutnya pukul 09.30 WITA. Pengaturan ini membantu petugas mengelola arus kedatangan pasien secara lebih teratur.

Namun, durasi pemeriksaan tetap harus disesuaikan dengan kondisi pasien dan kompleksitas kasus. Pasien yang membutuhkan penanganan darurat tetap diprioritaskan berdasarkan kebutuhan medis, dengan mengutamakan keselamatan pasien.

Pembenahan ini tidak hanya menyangkut jadwal pemeriksaan, tetapi juga pengelolaan antrean (queue management), alur pelayanan pasien (patient flow management), dan pengendalian waktu tunggu (waiting time management). Seluruh aspek tersebut menjadi bagian penting dalam menciptakan pelayanan rumah sakit yang lebih tertib dan efisien.

Evaluasi bersama PKMK UGM menjadi kesempatan untuk melihat capaian program sekaligus mengidentifikasi ruang perbaikan pelayanan. Kepastian jadwal, keteraturan antrean, dan lamanya waktu tunggu dapat menjadi bahan evaluasi untuk memastikan pembenahan berjalan secara berkelanjutan.

Melalui langkah ini, RSUPP Betun diharapkan semakin mampu memberikan pelayanan yang profesional, efisien, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Sebab, kualitas pelayanan kesehatan tidak hanya diukur dari tindakan medis yang diberikan, tetapi juga dari kepastian, kenyamanan, dan penghargaan terhadap waktu pasien.**##//

 

Editor : Eky luan