HMS Lepas Relawan PMI Malaka, Pesannya Sederhana: Saling Jaga di Tanah Bencana

 

MalakaNews — Dari Betun, langkah kemanusiaan kembali bergerak menuju Pulau Flores. Dua unit truk membawa bantuan, sementara para relawan membawa satu hal yang tak kalah penting: kepedulian dari tanah Malaka untuk saudara-saudara yang sedang menghadapi duka akibat gempa bumi.

Wakil Bupati Malaka, Henri Melki Simu (HMS), secara resmi melepas tim relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Malaka yang akan menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak bencana gempa bumi di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (28/8/2026).

Pelepasan berlangsung di Posko Penampungan Donasi Peduli Gempa Bumi Flores, yang berada di samping Lapangan Umum Kota Betun.

Sebelum dua truk meninggalkan Betun, suasana posko terlebih dahulu dipenuhi doa dan pemberkatan yang dipimpin oleh seorang pastor. Doa dipanjatkan agar perjalanan para relawan diberikan kelancaran, keselamatan dan kekuatan hingga seluruh misi kemanusiaan selesai.

Bagi HMS, perjalanan tersebut bukan sekadar mengantar bantuan. Ada tanggung jawab kemanusiaan yang harus dijalankan dengan penuh kehati-hatian.

Karena itu, HMS meminta seluruh relawan menjaga kekompakan, membangun kerja sama dan terus berkomunikasi selama berada dalam perjalanan maupun ketika tiba di lokasi terdampak bencana.

“Semua tim harus tetap bekerja sama dan terus berkomunikasi dengan baik agar bantuan ini bisa sampai ke tempat tujuan,” pesan HMS.

Ia juga mengingatkan para relawan agar tidak mengabaikan kesehatan dan keselamatan. Situasi di wilayah bencana, menurutnya, dapat berubah sewaktu-waktu sehingga setiap anggota tim harus selalu waspada.

“Jaga diri baik-baik dan tetap waspada. Kita tidak tahu situasi di lapangan seperti apa, sehingga semua harus saling menjaga dan mengantisipasi setiap kemungkinan,” ujarnya.

Pesan HMS terdengar sederhana, namun menjadi bekal penting bagi para relawan yang akan menempuh perjalanan panjang menuju Flores.

Ia berharap seluruh bantuan yang dibawa dapat diterima oleh masyarakat yang membutuhkan dan seluruh rangkaian misi kemanusiaan PMI Kabupaten Malaka berjalan dengan baik.

“Semoga semua tim dapat bekerja sama dengan baik, menjalankan misi kemanusiaan ini sampai selesai, tiba dengan selamat di tempat tujuan, dan kembali ke Malaka dalam keadaan sehat seperti sekarang.”

Setelah doa dan pesan terakhir disampaikan, dua unit truk perlahan meninggalkan posko.

Dari Betun, bantuan itu bergerak menuju Flores. Bersama deru mesin kendaraan, ikut pula sebuah pesan dari Malaka: di tengah bencana, saudara tidak boleh berjalan sendirian.**##//