PS Malaka U13 dan U15 Wakili NTT di Soeratin Nasional, Buah Pembinaan Sepak Bola Bupati dr.Stefanus bria seran M.PH
Betun, MalakaNews.com — Dari lapangan-lapangan kecil tempat anak-anak Malaka belajar menendang dan menguasai bola, langkah mereka kini bergerak menuju panggung sepak bola nasional. PS Malaka kelompok usia U13 dan U15 dipercaya mewakili Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam putaran Piala Soeratin Cup Seri Nasional 2026.
Keikutsertaan PS Malaka di tingkat nasional tersebut menjadi bagian dari perjalanan panjang pembinaan sepak bola usia muda di Kabupaten Malaka. Para pemain yang memperkuat PS Malaka U13 dan U15 merupakan pemain-pemain terpilih yang berasal dari 10 Sekolah Sepak Bola (SSB) di seluruh Kabupaten Malaka.
Proses tersebut menunjukkan bahwa pembinaan sepak bola di Malaka tidak hanya bertumpu pada satu SSB. Berbagai SSB menjadi ruang bagi anak-anak untuk belajar, berlatih dan mengembangkan kemampuan, sebelum talenta-talenta terbaik dihimpun untuk memperkuat PS Malaka dalam kompetisi resmi.
Pembinaan melalui SSB juga bukan sekadar memberikan ruang bagi anak-anak untuk bermain sepak bola. Lebih dari itu, SSB menjadi tempat menanamkan disiplin, membentuk karakter, mengasah kemampuan serta membuka jalan bagi pemain-pemain muda Malaka untuk berkompetisi pada level yang lebih tinggi.
Kini, proses tersebut menemukan salah satu panggungnya. Pemain-pemain terbaik dari 10 SSB se-Kabupaten Malaka bergabung memperkuat PS Malaka U13 dan U15 untuk membawa nama NTT pada kompetisi tingkat nasional.
Terkait pelaksanaan kompetisi tersebut, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Kadispora) Kabupaten Malaka melakukan koordinasi langsung dengan PSSI Pusat di Jakarta. Dari koordinasi tersebut diperoleh informasi bahwa Soeratin Nasional Zona 5 U13 dan U15 akan berlangsung di Kota Surabaya pada 3 hingga 8 Oktober 2026.
Kelompok U15 akan bertanding di Lapangan Latihan A Gelora Bung Tomo, sedangkan kelompok U13 menggunakan Lapangan Latihan Lakarsantri.
Bagi Malaka, keberangkatan PS Malaka U13 dan U15 menuju putaran nasional bukan sekadar soal pertandingan. Ini menjadi bagian dari perjalanan pembinaan sepak bola usia muda yang dimulai dari SSB, berkembang melalui kompetisi di tingkat daerah, kemudian bermuara pada kesempatan tampil membawa nama NTT di tingkat nasional.
Di balik jersey PS Malaka yang dikenakan anak-anak muda tersebut, terdapat proses latihan, pendampingan pelatih, dukungan SSB, perhatian orang tua serta dukungan berbagai pihak. Para pemain dari 10 SSB kini dipersatukan dalam satu tim untuk menghadapi persaingan di panggung nasional.
Arah pembinaan tersebut sejalan dengan perhatian Pemerintah Kabupaten Malaka di bawah kepemimpinan Bupati Stefanus Bria Seran (SBS) dan Wakil Bupati Henri Melki Simu (HMS) terhadap pengembangan generasi muda melalui olahraga.
Pemerintah daerah tidak hanya berbicara tentang prestasi, tetapi juga memberikan ruang agar anak-anak Malaka memiliki kesempatan untuk tumbuh, berlatih dan mengukur kemampuan mereka melalui kompetisi yang lebih tinggi.
Koordinasi Kadispora dengan PSSI Pusat di Jakarta menjadi bagian dari upaya menghubungkan pembinaan sepak bola di daerah dengan agenda kompetisi nasional. Dengan demikian, pembinaan yang berlangsung di berbagai SSB di Malaka memiliki jalur untuk melahirkan pemain-pemain yang kemudian dapat memperkuat PS Malaka.
Dari 10 SSB di seluruh Malaka, talenta-talenta muda terbaik kini berkumpul dalam satu nama: PS Malaka. Dari Malaka menuju Surabaya, U13 dan U15 membawa nama NTT ke panggung nasional.**##//
Editor : Eky luan
