Setahun Kepemimpinan SBS: Dari Layanan Dasar hingga Kebangkitan Sepakbola Malaka

Malaka, Malakanews.com – Di usia kepemimpinan yang baru seumur jagung, sepanjang tahun pertama masa jabatan, Bupati SBS mulai menunjukkan arah pembangunan yang tidak hanya menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga merambah sektor pengembangan sumber daya manusia, termasuk olahraga. Berbagai program yang dijalankan dalam kurun waktu tersebut mulai dirasakan dampaknya oleh masyarakat.
Di sektor kesehatan, pemerintah daerah menghadirkan layanan kesehatan gratis yang kini semakin mudah diakses. Kehadiran dokter-dokter ahli serta tersedianya layanan cuci darah di RSPP Malaka menjadi langkah penting dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.
Sejumlah warga mengaku kini tidak lagi harus mengeluarkan biaya besar atau dirujuk jauh ke luar daerah untuk mendapatkan penanganan medis. Bahkan, seorang warga mengungkapkan rasa syukurnya atas kehadiran dokter spesialis THT di Malaka.
“Dulu dokter THT belum ada, jadi kalau mau periksa telinga harus ke luar kabupaten. Sekarang sudah bisa di RSPP Malaka, ini sangat membantu kami,” ujar warga.
Selaras dengan itu, di bidang pertanian, program pengolahan lahan gratis menjadi angin segar bagi para petani. Kebijakan ini dinilai membantu meringankan beban biaya sekaligus meningkatkan produktivitas.
“Sejumlah warga mengaku, dulu masih banyak lahan yang dibiarkan tidak tergarap. Kini, berkat program traktor balik tanah gratis, lahan-lahan tidur mulai hidup kembali dan dimanfaatkan untuk pertanian,” tambah warga.
Sementara itu, pembangunan infrastruktur juga menunjukkan progres yang kian nyata. Ruas jalan Haitimuk–Kakaniuk kini telah rampung pengaspalannya dan memperlancar mobilitas warga. Di sisi lain, pembangunan tanggul di titik rawan terus dilakukan, disertai peningkatan akses di wilayah Aintasi dan Oanmane. Bahkan, jembatan gantung yang ditargetkan rampung pada Mei mendatang diharapkan semakin membuka konektivitas antarwilayah.
Tak hanya fokus pada pembangunan fisik, perubahan juga terlihat dari aspek kebersihan lingkungan. Wajah Kota Betun kini tampak lebih tertata, dan kesadaran menjaga kebersihan mulai tumbuh hingga ke desa-desa. Sejumlah warga menilai, perubahan ini menjadi bagian dari wajah baru Malaka yang lebih rapi dan nyaman.
Menariknya, geliat pembangunan di era SBS juga menyentuh sektor olahraga, khususnya sepakbola. Kini mulai bermunculan sekolah-sekolah sepakbola sebagai wadah pembinaan usia dini. Bahkan, pada tahun lalu, anak-anak Malaka berhasil menembus level nasional—sebuah capaian yang dinilai menjadi sinyal kebangkitan sepakbola daerah.
Jika menoleh ke belakang, perhatian terhadap sepakbola sebenarnya telah terlihat sejak awal. Pada tahun 2019, saat menjabat sebagai bupati perdana, SBS berhasil membawa Malaka menjadi tuan rumah ajang bergengsi, dan saat itu Malaka keluar sebagai juara. Momentum tersebut kini seperti menemukan kembali rohnya dalam geliat pembinaan yang terus berkembang.
Dalam menjalankan roda pemerintahan, SBS didampingi Wakil Bupati HMS yang memiliki pengalaman di dunia legislatif. Kolaborasi keduanya dinilai menghadirkan keseimbangan antara perencanaan dan eksekusi kebijakan, dengan orientasi yang tetap berpihak pada masyarakat.
Dengan capaian yang mulai terlihat dalam waktu singkat, publik kini menaruh harapan besar terhadap keberlanjutan program-program tersebut. Kepemimpinan SBS perlahan membentuk narasi baru—bahwa pembangunan bukan sekadar wacana, melainkan proses nyata yang dampaknya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.**##//
Editor : Eky luan






