dr. Oktelin Pimpin PMI Malaka, Amanah Kemanusiaan di Tengah Situasi Bencana NTT

 

 

Malaka, MalakaNews.com — Amanah kemanusiaan kini berada di pundak dr. Oktelin Kurniawati Kaswadie, MM., FISQua. Direktur Rumah Sakit Umum Penyangga Perbatasan (RSUPP) Betun tersebut resmi dipercaya memimpin Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Malaka periode 2026–2031.

Pelantikan pengurus PMI Kabupaten Malaka berlangsung di Aula Kantor Bupati Malaka, Jumat (21/8/2026), dan menjadi momentum penting bagi penguatan peran organisasi kemanusiaan di daerah.

Dr. Oktelin dilantik sebagai Ketua PMI Kabupaten Malaka oleh Ketua PMI Pengurus Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Ir. Alfridus Bria Seran.

Pelantikan tersebut dinilai hadir pada waktu yang tepat. Di tengah sejumlah wilayah di NTT yang sedang menghadapi situasi bencana dan membutuhkan kepedulian berbagai pihak, keberadaan PMI diharapkan mampu semakin memperkuat respons kemanusiaan, pelayanan kepada masyarakat, serta kesiapsiagaan menghadapi berbagai kondisi darurat.

Usai pelantikan, dr. Oktelin menyampaikan bahwa kepercayaan yang diberikan kepadanya merupakan sebuah tanggung jawab besar. Menurutnya, PMI bukan sekadar organisasi, tetapi wadah yang memiliki tugas kemanusiaan dan bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Bupati Malaka yang telah memberikan persetujuan sehingga proses pelantikan Pengurus PMI Kabupaten Malaka dapat terlaksana.

“Terima kasih Bapak karena kami sudah dilantik pada hari ini. Dan terima kasih kepada pihak-pihak yang sudah bekerja membantu dalam acara ini,” ungkapnya.

Menjadi Ketua PMI Kabupaten Malaka sekaligus memimpin RSUPP Betun tentu bukan tanggung jawab ringan. Di rumah sakit, dr. Oktelin membawahi sekitar 600 staf dengan berbagai tugas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Ia bahkan menyelipkan candaan mengenai bertambahnya tanggung jawab yang kini harus dijalankan.
“Beban saya saat ini agak berat karena sepertinya menjadi direktur rumah sakit yang membawahi 600 staf itu kurang beban saya, jadi mesti dikasih tanggung jawab sebagai Ketua PMI,” ujarnya sembari berseloroh.

Namun, di balik candaan tersebut tersimpan keseriusan untuk menjalankan amanah baru. Dr. Oktelin memahami bahwa kepemimpinan di PMI menuntut kehadiran, kepedulian, dan kesiapan untuk bergerak ketika masyarakat membutuhkan pertolongan.

Dengan pengalaman di bidang pelayanan kesehatan, dirinya diharapkan mampu membawa PMI Kabupaten Malaka semakin dekat dengan masyarakat, terutama dalam membangun kesiapsiagaan, memperkuat pelayanan kemanusiaan, serta menghadirkan respons cepat ketika terjadi bencana maupun keadaan darurat.

Amanah lima tahun ke depan pun bukan hanya tentang menjalankan roda organisasi, tetapi bagaimana PMI Kabupaten Malaka benar-benar hadir sebagai tangan kemanusiaan bagi masyarakat.

Di tengah tantangan kebencanaan yang dapat datang tanpa mengenal waktu, kepemimpinan dr. Oktelin diharapkan menjadi energi baru bagi PMI Malaka untuk bergerak lebih cepat, lebih tanggap, dan lebih dekat dengan rakyat.**##//

 

Editor : Eky luan