Prihatin Jalan Rusak, Warga dan Aparat Kerja Bakti Timbun Jalan Berlubang di Pendakian Fatuahu welaus

 

MalakaNews.com — Kepedulian terhadap keselamatan pengguna jalan mendorong sejumlah  masyarakat melakukan kerja bakti menimbun sejumlah jalan berlubang di kawasan Pendakian Fatuahu, Desa Sanleo, Kecamatan Malaka Timur, Kabupaten Malaka. Masyarakat  mendesak pemerintah provinsi untuk perhatikan jalan welaus fatuahu

Jalur tersebut merupakan salah satu akses penghubung Kabupaten Malaka dengan Kabupaten Belu dan Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU).

Kegiatan ini dilakukan bukan karena perbaikan jalan tersebut menjadi tugas langsung mereka, melainkan sebagai bentuk keprihatinan terhadap kondisi jalan yang dinilai membahayakan pengguna kendaraan.

Sejumlah titik jalan berlubang disebut kerap menyulitkan kendaraan yang melintas. Bahkan, kondisi tersebut dikhawatirkan dapat meningkatkan risiko kecelakaan, terutama bagi pengendara sepeda motor maupun kendaraan roda empat.

“Bukan tugas kami untuk memperbaiki, tetapi kami sangat prihatin melihat kondisi jalan yang membahayakan pengendara. Karena itu, kami berinisiatif melakukan kerja bakti sebatas kemampuan yang ada,” demikian ungkapan keprihatinan dalam kegiatan tersebut.

Gotong royong ini menjadi gambaran sederhana bahwa keselamatan masyarakat tidak boleh menunggu. Ketika jalan berlubang menjadi ancaman bagi pengguna jalan, kepedulian bersama menjadi langkah awal untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

Masyarakat berharap kondisi tersebut mendapat perhatian serius dari pemerintah provinsi, sehingga jalan penghubung antar kabupaten itu dapat segera ditangani secara lebih permanen.

Ucapan terima kasih disampaikan kepada Camat Malaka Timur, Kapolsek Malaka Timur beserta jajaran ,dan salah satu  bapa Romo  dari proki seon turut hadir, Danpos Malaka Timur, Pemerintah Desa Sanleo, serta masyarakat Dusun Fatuahu yang telah mengambil bagian dalam kerja bakti tersebut.

Sedikit tanah yang ditimbun hari ini mungkin belum menyelesaikan persoalan jalan secara keseluruhan. Namun, dari kepedulian kecil itulah lahir harapan agar akses masyarakat menjadi lebih aman dan nyaman.**##//

 

Editor : Eky luan