Kendaraan Dinas Bukan Fasilitas Pribadi, Bupati SBS: Ini Amanah Negara yang Harus Dijaga
MALAKA NEWS – Satu per satu kendaraan dinas milik Pemerintah Kabupaten Malaka ditata. Bukan sekadar untuk melihat kondisi fisiknya, tetapi untuk memastikan setiap aset pemerintah benar-benar berada dalam pengawasan, dirawat dan digunakan sesuai tugas yang dipercayakan negara.
Bupati Malaka, dr. Stefanus Bria Seran MPH, atau SBS, memimpin langsung apel kendaraan dinas di Panggung Tahbisan Dekenat Malaka, Kamis (17/9/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah pemerintah daerah memperkuat penataan dan pengawasan aset kendaraan dinas.
Di hadapan jajaran pemerintah daerah, SBS mengingatkan bahwa kendaraan dinas tidak boleh dipandang sebagai fasilitas pribadi. Kendaraan tersebut merupakan aset pemerintah yang diberikan untuk menunjang pekerjaan dan pelayanan kepada masyarakat.
Karena itu, pengguna kendaraan dinas memiliki tanggung jawab untuk menjaganya. Perawatan tidak boleh menunggu kendaraan mengalami kerusakan. Kondisi kendaraan harus diperhatikan secara rutin sehingga tetap layak digunakan dalam menjalankan tugas pemerintahan.
Selain perawatan, Bupati SBS juga menekankan kewajiban membayar pajak kendaraan. Kendaraan pemerintah harus tertib administrasi dan tidak boleh dibiarkan memiliki tunggakan yang kemudian menjadi beban pemerintah daerah.
Pesan itu tidak hanya ditujukan kepada pejabat pengguna kendaraan. Para pengemudi juga memiliki peran penting dalam menjaga kendaraan yang setiap hari digunakan untuk mendukung aktivitas pemerintahan.
Pemkab Malaka kemudian memperkuat sistem pengawasan melalui pemasangan QR Code K-Aset Malaka pada kendaraan dinas. Identitas tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah agar aset kendaraan lebih mudah dikenali, didata dan dipantau.
Dalam kegiatan yang sama, dilakukan pula penandatanganan pakta integritas. Langkah tersebut mempertegas komitmen pengguna kendaraan untuk menjaga dan menggunakan aset daerah secara bertanggung jawab.
Bagi Bupati SBS, penataan aset bukan sekadar urusan administrasi. Di balik setiap kendaraan pemerintah terdapat uang negara dan kepentingan masyarakat yang harus dijaga. Karena itu, setiap orang yang diberi kepercayaan menggunakan kendaraan dinas harus memahami bahwa yang dibawa bukan hanya kendaraan, tetapi juga amanah.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya Bupati SBS- terus menata Pemerintahan Kabupaten Malaka melalui pembenahan administrasi, pengawasan aset dan peningkatan tanggung jawab aparatur sipil negara.
Sebab, pemerintahan yang tertib tidak hanya terlihat dari program besar yang dibangun, tetapi juga dari cara pemerintah menjaga barang milik negara yang dipercayakan kepadanya.**##//
Editor : Eky luan
