Budaya dan Sepak Bola Berpadu di Maumere, PS Malaka U-17 Siap Bertarung di Soeratin U-17 NTT
Maumere, MalakaNews.com – Tabuhan gong yang menggema dan tarian tradisional khas Kabupaten Sikka mengawali pembukaan resmi Turnamen Piala Soeratin U-17 Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) di Maumere, Jumat (25/7/2026). Dalam suasana penuh semangat dan nuansa budaya itu, PS Malaka U-17 atau Laskar Manu Meo turut mengikuti seremoni pembukaan bersama kontingen dari berbagai kabupaten dan kota, menandai dimulainya perjuangan mereka di ajang sepak bola usia muda paling bergengsi di NTT.
Suguhan budaya menjadi daya tarik tersendiri pada pembukaan turnamen. Para penari dengan balutan busana adat tampil memukau, sementara alunan musik tradisional mengiringi parade kontingen yang memenuhi arena pembukaan. Perpaduan budaya dan olahraga menghadirkan suasana hangat yang mencerminkan kekayaan tradisi masyarakat Sikka.
Di balik indahnya tarian adat, tersimpan jati diri sebuah daerah. Di balik semangat para pemain muda, tumbuh harapan untuk mengharumkan nama Malaka.
Bagi PS Malaka U-17, keikutsertaan dalam Piala Soeratin bukan sekadar mengejar kemenangan. Laskar Manu Meo datang membawa tekad untuk menunjukkan kualitas pembinaan sepak bola usia muda Kabupaten Malaka sekaligus bersaing secara sportif dengan tim-tim terbaik dari seluruh NTT.
Turnamen yang berlangsung mulai 25 Juli hingga 25 Agustus 2026 ini menjadi panggung penting bagi para pesepak bola muda untuk mengasah kemampuan, membangun mental bertanding, dan membuktikan potensi mereka di tingkat provinsi.
Rumput hijau akan menjadi saksi perjuangan. Setiap peluit pertandingan adalah awal dari mimpi besar anak-anak Manu Meo untuk membawa nama Malaka melangkah sejauh mungkin di Piala Soeratin U-17 NTT.
Usai mengikuti pembukaan, fokus PS Malaka kini tertuju pada pertandingan perdana. Dengan dukungan masyarakat Kabupaten Malaka, Laskar Manu Meo diharapkan mampu tampil percaya diri, menjaga sportivitas, dan memberikan hasil terbaik sepanjang kompetisi.
Dari Bumi Sikka, perjalanan itu resmi dimulai. Semangat budaya yang membuka turnamen diharapkan menjadi inspirasi bagi PS Malaka U-17 untuk bertanding dengan hati, disiplin, dan kebanggaan, demi mengukir prestasi bagi Kabupaten Malaka di pentas sepak bola Nusa Tenggara Timur.**##//
Editor : Eky luan






