Bupati SBS Sambut Sang Juara, Tegaskan Masa Depan Sepak Bola Malaka Ada di Tangan Generasi Muda
Malaka, Malakanews.com — Kemenangan PS Malaka U-12 di ajang Festival Grassroot Piala Presiden 2026 tingkat Provinsi NTT tidak hanya menghadirkan trofi, tetapi juga menegaskan satu pesan penting: masa depan sepak bola Malaka sedang bertumbuh di tangan generasi muda.
Pesan itu menguat saat tim muda kebanggaan Malaka tersebut mendapat sambutan resmi dari Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran (SBS), di kediamannya di Haitimuk, Rabu (24/6/2026), usai kembali dari Kota Kupang.
Suasana penyambutan berlangsung hangat, penuh kebanggaan, dan sarat makna. Hadir dalam momentum itu unsur Forkopimda, pimpinan dan anggota DPRD Malaka, kepala perangkat daerah, Tim Pendamping Pembangunan, tokoh agama, tokoh masyarakat, orang tua pemain, official tim, hingga para guru olahraga.
Kehadiran berbagai elemen itu menjadi gambaran nyata bahwa keberhasilan PS Malaka U-12 bukan hanya kemenangan sebuah tim, tetapi kemenangan bersama seluruh masyarakat Malaka yang selama ini setia merawat harapan bagi sepak bola daerah.
PS Malaka U-12 memastikan diri sebagai juara setelah menaklukkan SSB Putra Mandiri Flores Timur dengan skor 2-1 pada partai final di Stadion Oepoi Kupang, Senin (22/6/2026). Sebuah kemenangan yang lahir dari kerja keras, latihan tanpa lelah, dan keberanian untuk bermimpi lebih tinggi.
Dalam sambutannya, SBS menegaskan bahwa apa yang diraih anak-anak PS Malaka U-12 menjadi bukti bahwa pembinaan sepak bola usia dini di Kabupaten Malaka sedang berjalan ke arah yang benar.
Menurutnya, anak-anak muda Malaka memiliki potensi besar yang harus terus dijaga dan dibina, karena di pundak merekalah masa depan sepak bola daerah diletakkan.
“Hari ini kita melihat sendiri bahwa anak-anak Malaka punya semangat, disiplin, dan daya juang yang besar. Mereka telah membuktikan bahwa mimpi bisa diwujudkan dengan kerja keras. Kemenangan ini bukan hanya milik tim, tetapi kebanggaan seluruh masyarakat Malaka,” ujar SBS.
Ia menambahkan, trofi yang kini dibawa pulang bukan sekadar lambang kemenangan, tetapi buah dari proses panjang pembinaan yang selama ini dibangun secara perlahan namun pasti.
“Kita sedang menanam melalui pembinaan, dan hari ini mulai memetik hasilnya. Saya percaya, ini baru permulaan. Ke depan, anak-anak Malaka harus terus melangkah lebih jauh dan membawa nama daerah ke panggung yang lebih besar,” tambahnya.
Senada dengan itu, Ketua PSSI Kabupaten Malaka Adrianus Bria Seran, SH, menyebut keberhasilan ini sebagai bukti bahwa sepak bola bukan hanya soal permainan, tetapi ruang untuk membangun karakter, harapan, dan masa depan generasi muda.
Baginya, kemenangan PS Malaka U-12 adalah cerita indah yang lahir dari keringat, doa, dan keyakinan yang tidak pernah padam.
“Sepak bola mengajarkan kita bahwa kemenangan tidak datang dalam semalam. Ia lahir dari perjuangan, air mata, dan semangat yang terus dijaga. Hari ini anak-anak kita telah membuktikan bahwa dari tanah Malaka, mimpi-mimpi besar bisa tumbuh dan menemukan jalannya,” kata Adrianus.
Ia menegaskan, tugas semua pihak hari ini bukan hanya merayakan kemenangan, tetapi menjaga api semangat itu tetap menyala agar anak-anak Malaka terus bertumbuh dan berkembang.
“Trofi ini hanyalah awal dari perjalanan panjang. Masih banyak langkah yang harus ditempuh dan banyak langit yang harus dijangkau. Tugas kita bersama adalah memastikan mereka tidak berhenti sampai di sini,” tegasnya.
Penyambutan di Haitimuk sore itu menjadi penanda bahwa sepak bola Malaka sedang memasuki babak baru. Dari kaki-kaki kecil para juara muda ini, harapan besar sedang ditulis—bahwa suatu hari nanti, nama Malaka akan berdiri lebih tinggi di panggung sepak bola nasional.






