Dari Haitimuk, Adrianus Bria Seran Perkuat Ikatan Malaka–TTU Lewat Sepak Bola

Malaka, MalakaNews.com – Dari hangatnya suasana kebersamaan di Haitimuk, semangat persaudaraan antara Malaka dan Timor Tengah Utara (TTU) kembali diteguhkan.
Dalam jamuan makan malam yang digelar Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran, sosok Adrianus Bria Seran tampil membawa pesan kuat: sepak bola bukan sekadar pertandingan, tetapi jembatan persaudaraan.
Jamuan yang berlangsung pada Minggu (22/3/2026) malam di kawasan Haitimuk ini dihadiri unsur pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Malaka, anggota DPRD Kabupaten TTU, para kepala perangkat daerah, tim pendamping pembangunan, camat, kepala desa, serta seluruh wasit, perangkat pertandingan, pelatih, dan pemain dari kedua tim.
Dalam sambutan penuh keakraban, Adrianus Bria Seran menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada tim SSB Kefamenanu atas kehadiran mereka di Kabupaten Malaka.
Ia menegaskan bahwa pertemuan ini menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan emosional antar daerah di daratan Timor.
“Ini adalah kebanggaan bagi kami di Malaka. Terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati yang telah memberikan perhatian besar terhadap perkembangan sepak bola di daerah ini,” ujarnya.
Lebih jauh, ia mengungkapkan bahwa Kabupaten Malaka tengah bersiap menjadi salah satu venue sepak bola pada ajang PON 2028 serta dipercaya sebagai tuan rumah ETMC 2027. Berbagai pembenahan pun terus dilakukan sejak dini, baik dari sisi infrastruktur maupun pembinaan atlet muda.
Sementara itu, Manajer SSB Kefamenanu, Yanto Fahik, menyampaikan rasa terima kasih atas undangan dan sambutan hangat dari Pemerintah Kabupaten Malaka dan PSSI Malaka.
Ia mengaku bangga dapat ambil bagian dalam laga persahabatan ini sebagai bagian dari proses pembinaan pemain muda di Kefamenanu.
“Kami datang dengan 65 orang, belum termasuk orang tua dan para pejabat yang turut hadir. Ini menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi kami,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan komitmen timnya untuk terus membangun sepak bola di Kabupaten Timor Tengah Utara, sembari memberikan pesan motivasi kepada para pemain muda.
“Bagi yang menang, teruslah berlatih. Bagi yang kalah, tetap semangat, karena itu adalah kemenangan yang tertunda,” pesannya.
Jamuan makan malam ini bukan sekadar penutup rangkaian pertandingan, tetapi menjadi simbol kuat bahwa sepak bola mampu menyatukan, menghangatkan, dan mempererat persaudaraan lintas daerah di tanah Timor.
Editor : luan






