Dari Tertinggal Menjadi Pemenang, PS Malaka U-15 Ukir Comeback Dramatis dan Melaju ke Semifinal
Kupang, MalakaNews.com – Di atas rumput hijau Stadion Oepoi, Kota Kupang, semangat juang anak-anak Malaka kembali berbicara. Saat banyak yang mengira harapan mulai memudar setelah tertinggal satu gol, skuad Manu Meo Muda justru menjawabnya dengan kerja keras, keberanian, dan tekad pantang menyerah. Hasilnya, PS Malaka U-15 sukses membalikkan keadaan dan menundukkan Persewa Waingapu dengan skor 2-1 pada laga perempat final Soeratin Cup U-15 NTT 2026, Kamis (9/7/2026).
Kemenangan tersebut mengantarkan wakil Kabupaten Malaka melangkah ke babak semifinal sekaligus menjaga asa untuk mengangkat trofi juara musim ini.
Sejak peluit awal dibunyikan, PS Malaka langsung mengambil inisiatif serangan. Permainan cepat dengan kombinasi umpan-umpan pendek membuat lini pertahanan Persewa beberapa kali berada di bawah tekanan. Sejumlah peluang berhasil diciptakan, namun penyelesaian akhir belum mampu menghasilkan gol.
Di tengah dominasi permainan PS Malaka, Persewa justru lebih dahulu memecah kebuntuan melalui sebuah situasi bola mati. Gol itu membuat wakil Waingapu unggul 1-0 hingga babak pertama berakhir.
Memasuki babak kedua, wajah permainan PS Malaka berubah. Instruksi yang diberikan duet pelatih Dhion Bria Seran dan Ade San mampu membangkitkan semangat para pemain. Serangan demi serangan terus dilancarkan hingga pertahanan Persewa mulai kehilangan keseimbangan.
Perjuangan itu membuahkan hasil saat Inggo sukses menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Gol tersebut menjadi titik balik kebangkitan Manu Meo Muda.
Tekanan tanpa henti akhirnya menghasilkan hadiah penalti setelah pemain Persewa melakukan handsball di dalam kotak terlarang. Kapten tim, Yunior, maju sebagai eksekutor dan dengan tenang mengirim bola ke dalam gawang lawan. Skor berubah menjadi 2-1 untuk PS Malaka.
Hingga wasit meniup peluit panjang, keunggulan itu tetap bertahan. Sorak-sorai pendukung pun pecah, mengiringi langkah PS Malaka menuju babak semifinal.
Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa sepak bola bukan hanya soal kemampuan mengolah bola, tetapi juga tentang keberanian untuk bangkit ketika keadaan tidak berpihak. Anak-anak Malaka menunjukkan bahwa ketertinggalan bukan akhir dari pertandingan, melainkan awal untuk menulis cerita kemenangan.
Peran duet pelatih Dhion Bria Seran dan Ade San juga layak mendapat apresiasi. Keduanya berhasil membaca ritme pertandingan, melakukan penyesuaian strategi, dan menjaga kepercayaan diri para pemain hingga mampu membalikkan keadaan.
Usai laga, Bupati Malaka Stefanus Bria Seran menyampaikan rasa syukur atas kemenangan tersebut.
“Puji Tuhan. Tetap rendah hati dan fokus menghadapi pertandingan semifinal,” ujarnya.
Apresiasi juga datang dari Ketua PSSI Kabupaten Malaka Adrianus Bria Seran, SH yang mengucapkan selamat kepada seluruh pemain, pelatih, dan ofisial. Ia mengingatkan bahwa perjuangan belum selesai dan meminta tim tetap fokus menatap semifinal.
Kini, langkah menuju partai puncak tinggal satu pertandingan lagi. Harapan masyarakat Malaka pun semakin besar agar Manu Meo Muda terus menyalakan semangat juang, menjaga kerendahan hati, dan mengukir sejarah sebagai yang terbaik di Soeratin Cup U-15 NTT 2026.**##//
Editor : Eky luan






