Haitimuk Jadi Saksi Sengitnya Pekan Ke-4 Piala Bupati Malaka, Adu Penalti Warnai Laga U-12-14-16
Malaka, Malakanews.com – Lapangan Haitimuk kembali bergemuruh pada Sabtu (16/5/2026) saat pertandingan Pekan ke-4 Piala Bupati Malaka antar Sekolah Sepak Bola (SSB) se-Kabupaten Malaka Seri II Tahun 2026 digelar. Tiga partai dari kelompok usia U-12, U-14, dan U-16 menyajikan persaingan ketat, seolah menegaskan bahwa sepak bola di Malaka bukan sekadar permainan, melainkan denyut harapan generasi muda.
Pada laga pertama kategori U-12, SSB Weliman berhadapan dengan SSB Malaka Barat. Kedua tim tampil ngotot sejak peluit awal dibunyikan. Pertandingan berjalan seimbang hingga waktu normal berakhir tanpa gol, 0-0. Namun drama tak berhenti di sana. Adu penalti menjadi penentu, dan SSB Malaka Barat berhasil keluar sebagai pemenang dengan skor 5-4. Di tengah senja yang mulai turun, sorak penonton pecah, menandai betapa tipis jarak antara kemenangan dan kekalahan.
Pertandingan kedua di kategori U-14 mempertemukan SSB Rinhat melawan SSB Laenmanen. SSB Rinhat tampil dominan dan berhasil menundukkan lawannya dengan skor 3-1. Tiga gol Rinhat dicetak oleh Arnol pada menit ke-22 dan ke-30, serta Bastian pada menit ke-45. Sementara satu-satunya gol balasan Laenmanen dilesakkan oleh Reno pada menit ke-42. Laga ini menjadi bukti bahwa kerja sama dan ketajaman di lini depan mampu mengubah tekanan menjadi kemenangan yang meyakinkan.
Sementara itu, duel paling dramatis tersaji pada kategori U-16 saat SSB Malaka Tengah bertemu SSB Aintasi. Kedua tim bermain sengit dan saling kejar skor hingga waktu normal berakhir imbang 2-2. Gol Malaka Tengah diborong Delon pada menit ke-41 dan 46, sedangkan Aintasi membalas melalui Dai pada menit ke-60 dan Ardi pada menit ke-70. Adu penalti pun tak terelakkan. Dalam ketegangan yang membuat napas tertahan, SSB Aintasi akhirnya menang 6-5 lewat babak tos-tosan.
Turnamen yang digelar Pemerintah Kabupaten Malaka bersama PSSI ini terus menjadi ruang lahirnya bibit-bibit pesepak bola muda. Dari Haitimuk, rumput lapangan menjadi saksi bahwa setiap tendangan kecil anak-anak itu sesungguhnya sedang menulis mimpi besar untuk masa depan sepak bola Malaka.
Melalui kompetisi ini, semangat sportivitas terus dijunjung tinggi. Sebab di balik setiap gol dan kemenangan, ada pelajaran tentang perjuangan, persahabatan, dan keberanian untuk terus berlari mengejar cita-cita. Di tanah Malaka, sepak bola bukan hanya tentang siapa yang menang hari ini, tetapi tentang generasi hebat yang sedang dibentuk untuk esok.**##//
Editor : Eky luan






