Kades Manumuti Silole Puji Program SBS-HMS, Petani Terbantu Pacul Tanah Gratis
Malaka, MalakaNews.com — Kebijakan Pemerintah Kabupaten Malaka di bawah kepemimpinan SBS-HMS mendapat apresiasi dari masyarakat Desa Manumuti Silole, Kecamatan Sasitamean. Program pacul tanah gratis dinilai menjadi bentuk perhatian pemerintah yang langsung menyentuh kebutuhan petani.
Pelaksanaan program tersebut mulai direalisasikan di Desa Manumuti Silole pada Senin, 31 Agustus 2026. Melalui Dinas Pertanian Kabupaten Malaka, lahan masyarakat mulai dibalik sebagai bagian dari persiapan menghadapi musim tanam.
Desa Manumuti Silole menjadi desa pertama di Kecamatan Sasitamean yang mendapatkan pelayanan pembalikan lahan masyarakat melalui program tersebut untuk tahun ini.
Kepala Desa Manumuti Silole, Maria Antoneta Gudafila Soi Nahak, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Malaka, khususnya kepemimpinan SBS-HMS, karena program tersebut dinilai sangat membantu masyarakat yang selama ini harus mengeluarkan biaya untuk mempersiapkan lahan pertanian.
Menurut Maria, bantuan pembalikan tanah secara gratis memberikan ruang bagi petani untuk mengurangi beban biaya pada tahap awal musim tanam.
“Program SBS-HMS menurut saya adalah pro rakyat. Saya akan mengawal dari lahan dibalik sampai panen, sehingga lahan yang sudah dibalik dapat ditanam dan dikawal sampai menghasilkan panen,” ujar Maria.
Bagi pemerintah desa, kata Maria, pembalikan tanah bukanlah akhir dari program. Lahan yang sudah dibalik harus segera dimanfaatkan dan ditanami agar manfaat program benar-benar dirasakan masyarakat.
Karena itu, Pemerintah Desa Manumuti Silole berkomitmen untuk ikut mengawal lahan masyarakat mulai dari proses setelah pembalikan tanah hingga memasuki masa panen.
Maria juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Malaka melalui Dinas Pertanian yang telah merealisasikan program tersebut di wilayah Desa Manumuti Silole.
“Apresiasi buat Pemda Malaka melalui Dinas Pertanian. Di Kecamatan Sasitamean, kami Desa Manumuti Silole menjadi desa pertama yang lahannya dibalik untuk tahun ini,” katanya.
Ia berharap program pacul tanah gratis dapat terus dilanjutkan dan menjangkau lebih banyak lahan masyarakat di Kecamatan Sasitamean maupun wilayah Kabupaten Malaka lainnya.
Menurutnya, keberhasilan program tidak hanya dilihat dari berapa banyak tanah yang telah dibalik, tetapi juga dari sejauh mana lahan tersebut benar-benar dimanfaatkan hingga menghasilkan produksi pertanian.
Dengan dukungan pemerintah daerah dan pengawalan pemerintah desa, masyarakat Desa Manumuti Silole diharapkan dapat segera memanfaatkan lahan yang telah dibalik untuk memasuki musim tanam.
Program pacul tanah gratis pun menjadi langkah awal untuk meringankan beban petani sekaligus mendorong produktivitas lahan pertanian masyarakat di Kabupaten Malaka.”*##//
