kepala daerah yakni Bupati Belu, Bupati Timor Tengah Utara (TTU), dan Bupati Malaka, sepakat memperkuat kerja sama pembangunan kawasan perbatasan dalam pertemuan yang berlangsung di kediaman bupati malaka

Malaka – malakanews. Com”Pertemuan tersebut dihadiri Bupati Belu Willybrodus Lay, Bupati TTU Yosep Falentinus Delasalle Kebo, dan Bupati Malaka  dr. Stefanus Bria Seran MPH, bersama sejumlah pimpinan perangkat daerah dari tiga kabupaten.Dalam keterangan kepada wartawan usai pertemuan, Bupati Malaka SBS mengatakan pertemuan tersebut bertujuan memperkuat kolaborasi antar daerah guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat di kawasan perbatasan.

 

Lanjutya saya Bupati Malaka mendapat kehormatan dikunjungi Bupati Belu dan Bupati TTU di rumah jabatan Haitimuk untuk membicarakan kerja sama tiga kabupaten dalam berbagai urusan peningkatan kualitas hidup masyarakat, ungkap bupati dr. Stefanus bria seran MPH, dari hasil pertemuan tersebut, tiga kepala daerah menyepakati tiga bidang utama kerja sama yang akan segera ditindaklanjuti. Pertama, kerja sama dalam penanganan dan pengolahan sampah di wilayah perbatasan.

 

Kedua, kerja sama peningkatan ekonomi masyarakat melalui penguatan pasar-pasar yang ada dengan memanfaatkan skema free trade zone di kawasan perbatasan.
Ketiga, kerja sama pembangunan infrastruktur jalan, jembatan, dan perumahan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Hal-hal ini berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar rakyat Indonesia yang tinggal di wilayah Belu, TTU, dan Malaka,” kata bupati SBS Ia menjelaskan, hasil pertemuan tersebut akan ditindaklanjuti dengan pembentukan Sekretariat Bersama (Sekber) yang akan menyusun langkah-langkah teknis, termasuk penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dan perjanjian kerja sama (PKS).

Usulan kerja sama itu selanjutnya akan diajukan ke Pemerintah Provinsi Nusa  Tenggara Timur hingga pemerintah pusat agar mendapatkan dukungan kebijakan dan program pembangunan.

 

Kami berharap tiga kabupaten di daerah perbatasan ini mendapat perhatian lebih karena wilayah ini merupakan show window Indonesia yang berbatasan langsung dengan negara Timor Leste, ungkapny.

 

Bupati TTU Yosep Falentinus Delasalle Kebo menegaskan bahwa pertemuan tersebut bertujuan memastikan masyarakat perbatasan tetap memperoleh hak-hak dasarnya sebagai warga negara.Kami tidak ingin masyarakat perbatasan kehilangan hak-hak dasar hanya karena para pemimpinnya tidak duduk bersama untuk memperjuangkan apa yang seharusnya mereka dapatkan.

 

tiga poin kesepakatan yang dihasilkan akan menjadi dasar pembentukan sekretariat bersama yang akan memperjuangkan program pembangunan hingga tingkat pemerintah pusat. Sementara itu, Bupati Belu Willybrodus Lay menilai pertemuan tiga kepala daerah tersebut merupakan langkah positif untuk membangun kolaborasi pembangunan kawasan perbatasan. inisiatif yang baik dan positif untuk membangun hal-hal yang bermanfaat bagi masyarakat perbatasan tiga kabupaten. Kami mohon dukungan doa agar semua rencana yang telah dibicarakan dapat terealisasi,” ungkapny.

 

tiga kepala daerah juga sepakat untuk melanjutkan pertemuan serupa secara bergilir di masing-masing kabupaten, dengan pertemuan berikutnya direncanakan berlangsung di Kabupaten Belu dan selanjutnya di Kabupaten TTU.Melalui kerja sama ini, pemerintah daerah berharap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat perbatasan dapat ditangani secara bersama demi mewujudkan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat di wilayah perbatasan negara.**##//

Editor EKY LUAN