Saat Harapan Tak Lagi Sekadar Mimpi, Jembatan Gantung Nunbei Menjadi Bukti Kepedulian SBS-HMS
MALAKA, MalakaNews.com – Bertahun-tahun warga Nunbei, Desa Kakaniuk, Kecamatan Malaka Tengah, hidup dengan satu harapan yang terus mereka titipkan pada waktu: hadirnya sebuah jembatan yang mampu menghubungkan kehidupan. Harapan itu kini tak lagi sekadar mimpi. Di atas derasnya aliran Sungai Benenai, Jembatan Gantung Nunbei berdiri sebagai simbol hadirnya pembangunan yang menjawab kebutuhan masyarakat.
Di balik bentangan baja yang mulai kokoh itu, tersimpan komitmen Pemerintah Kabupaten Malaka di bawah kepemimpinan Bupati Stefanus Bria Seran (SBS) dan Wakil Bupati Henri Melki Simu (HMS) untuk membuka akses, mempercepat mobilitas, serta mengakhiri keterisolasian warga yang selama ini harus berjibaku dengan derasnya arus Sungai Benenai, terutama saat musim hujan.
Komitmen tersebut kembali ditegaskan melalui kunjungan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Malaka, Lorens Haba, yang turun langsung meninjau progres pembangunan Jembatan Gantung Nunbei di Desa Kakaniuk, Jumat (31/7/2026). Peninjauan dilakukan untuk memastikan seluruh pekerjaan berjalan sesuai spesifikasi teknis, berkualitas, dan selesai tepat waktu sehingga dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat.
“Pembangunan sejati bukan hanya menghadirkan beton dan baja, tetapi menghadirkan rasa aman, harapan, dan masa depan bagi setiap warga yang melintasinya.”
Dalam peninjauan tersebut, Lorens Haba melihat langsung pekerjaan yang telah memasuki tahap penyelesaian. Berbagai pekerjaan akhir, seperti pengecatan konstruksi, pemasangan bronjong pengaman, serta rabat beton pada akses masuk dan keluar jembatan terus dipercepat agar infrastruktur tersebut segera dapat difungsikan.
Bagi masyarakat Nunbei, jembatan ini memiliki makna yang jauh lebih besar daripada sekadar sarana penyeberangan. Selama bertahun-tahun, Sungai Benenai menjadi penghalang aktivitas masyarakat. Ketika hujan turun dan debit air meningkat, akses menuju sekolah, kebun, fasilitas kesehatan, pusat pemerintahan, hingga distribusi hasil pertanian sering kali terhambat.
Kini, perlahan keadaan itu mulai berubah. Bentangan Jembatan Gantung Nunbei menjadi jawaban atas penantian panjang masyarakat yang mendambakan akses yang aman, layak, dan mampu menggerakkan roda perekonomian desa.
Kehadiran jembatan ini juga menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Malaka dalam menghadirkan pemerataan pembangunan hingga ke wilayah-wilayah yang selama ini menghadapi keterbatasan akses. Di bawah kepemimpinan SBS dan HMS, pembangunan infrastruktur diarahkan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat, bukan hanya menjadi proyek fisik semata.
“Jembatan terbaik bukan hanya yang menghubungkan dua tepian sungai, tetapi yang mampu mempertemukan harapan rakyat dengan masa depan yang lebih baik.”
Pemerintah Kabupaten Malaka berharap Jembatan Gantung Nunbei segera rampung dan dapat digunakan masyarakat. Kehadirannya diyakini akan memperlancar mobilitas warga, meningkatkan aktivitas ekonomi, mempermudah akses pendidikan dan layanan kesehatan, sekaligus menjadi penggerak pertumbuhan kawasan di Kecamatan Malaka Tengah.
Bagi warga Nunbei, hari itu semakin dekat. Hari ketika mereka tidak lagi menunggu surutnya sungai untuk menyeberang, tetapi melangkah dengan pasti di atas jembatan yang dibangun dari kepedulian, komitmen, dan harapan.
Di atas bentangan Jembatan Gantung Nunbei, bukan hanya ribuan langkah yang akan melintas. Di sanalah harapan masyarakat akhirnya menemukan jalannya menuju kenyataan.**##//
Editor : Eky luan





