SBS–HMS Hadir di Tengah Luka Longsor Kereana, Warga Rasakan Kepedulian Nyata

Malaka, Malakanews.com — Di tengah duka yang masih menyelimuti warga Desa Kereana, Kecamatan Botin Leobele, akibat bencana longsor, Pemerintah Kabupaten Malaka di bawah kepemimpinan Bupati Malaka Stefanus Bria Seran (SBS) dan Wakil Bupati Henri Melki Simu (HMS) hadir membawa kepedulian bagi masyarakat terdampak.

Melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malaka, pemerintah menyalurkan bantuan pangan berupa 500 kilogram beras kepada 11 kepala keluarga terdampak longsor. Penyerahan bantuan dilakukan pada Jumat, 22 Mei 2026, di Kantor Desa Kereana.

Masyarakat desa kereana terdampar bencana menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan pemerintah daerah kabupaten malaka

Masyarakat terdampak bencanamenyampaikan, bantuan tersebut bukan sekadar soal kebutuhan pangan, tetapi juga menjadi bukti bahwa pemerintah benar-benar hadir mendampingi rakyat di saat sedang menghadapi kesulitan.

“Di tengah situasi sulit akibat longsor, masyarakat merasa diperhatikan. Kehadiran pemerintah memberi semangat dan kekuatan bagi warga untuk tetap bangkit,” ungkap masyarakat terdampak bencana di desa kereana

Masayarakat menilai, kepemimpinan SBS–HMS terus menunjukkan kepedulian nyata hingga ke pelosok desa. Langkah cepat pemerintah dinilai menjadi bentuk perhatian yang mampu menghidupkan kembali harapan masyarakat di tengah situasi penuh keterbatasan.

Bagi masyarakat  Kereana, bantuan yang datang mungkin tidak mampu menghapus seluruh luka akibat bencana. Namun setidaknya, perhatian itu menghadirkan keyakinan bahwa mereka tidak sedang berjuang sendirian.

“Kadang masyarakat kecil tidak menuntut banyak. Mereka hanya ingin tahu bahwa ketika musibah datang, pemerintah tetap ada bersama rakyat,” tambahnya.

Penyaluran bantuan dilakukan langsung oleh Sekretaris BPBD Kabupaten Malaka bersama jajaran staf BPBD dan diterima masyarakat terdampak di Desa Kereana.

Di balik tanah longsor yang sempat meninggalkan rasa takut dan kecemasan, masyarakat kini mulai menata kembali harapan mereka. Dan di tengah suasana itu, kepedulian pemerintah hadir seperti cahaya kecil yang memberi keyakinan bahwa selalu ada tangan yang siap merangkul rakyat di saat paling sulit**##//

Editor : Eky luan