Gotong Royong Bangun Harapan: Wakil Bupati Malaka Bersama Warga Dirikan Gedung Darurat SD Nekto

Malaka, malakanews”com — Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap pendidikan kembali terlihat di Desa Raiulun, Kecamatan Malaka Timur. Wakil Bupati Malaka bersama masyarakat, khususnya para orang tua murid SD Nekto, turun langsung bergotong royong membangun gedung darurat bagi sekolah tersebut pada Kamis, 12 Maret 2026.
SD Nekto yang belakangan ini menjadi sorotan publik karena kondisi bangunannya yang dinilai tidak layak, kini perlahan mulai berbenah. Dari pantauan media ini di lokasi, bangunan darurat itu sudah mulai berdiri dan bahkan sebagian telah dipasang atap seng. Aktivitas pembangunan dilakukan secara swadaya oleh masyarakat yang bekerja bersama pemerintah daerah.
Di tengah terik matahari, terlihat Wakil Bupati Malaka berdiri bersama masyarakat, memberikan semangat sekaligus ikut terlibat dalam proses pembangunan. Hadir pula sejumlah pejabat daerah seperti kepala dinas terkait, Camat Malaka Timur, Kapolsek, Kepala Desa Raiulun, serta beberapa anggota Satpol PP Kabupaten Malaka yang turut membantu masyarakat dalam pekerjaan tersebut.
Kayu-kayu penyangga berdiri kokoh, seng mulai terpasang, dan suara alat kerja berpadu dengan canda tawa warga. Di tempat sederhana itu, harapan baru bagi anak-anak SD Nekto sedang dirangkai bersama—bahwa pendidikan tetap harus berjalan, meski dalam keterbatasan.
Salah seorang warga yang ditemui media ini menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah saat ini. Menurutnya, kehadiran pemimpin yang mau turun langsung bersama rakyat memberi semangat tersendiri bagi masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi pemerintahan sekarang. Bupati dan Wakil Bupati, SBS dan HMS, benar-benar menunjukkan keberpihakan kepada rakyat kecil. Mereka hadir bersama kami, bekerja bersama kami,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa masyarakat Malaka merasa tidak salah dalam menentukan pilihan pemimpin.
“Kami masyarakat Malaka tidak salah memilih. Sangat tepat memilih bupati dan wakil bupati yang selalu ada bersama rakyat, terutama ketika rakyat membutuhkan,” tambahnya.
Di bawah rangka bangunan sederhana itu, harapan sedang ditopang oleh kebersamaan. Gotong royong hari itu bukan sekadar membangun gedung darurat, tetapi juga membangun keyakinan bahwa masa depan anak-anak Malaka tetap akan berdiri tegak, meski dimulai dari ruang belajar yang sederhana.
Editor : EKY LUAN






