Jembatan Numbei Berdiri,kadis  PUPR Lorens L haba Malaka Ukir Capaian Infrastruktur di Era SBS-HMS

 

Malaka, MalakaNews.com — Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Malaka kembali mencatat capaian penting dalam pembangunan infrastruktur daerah. Pembangunan Jembatan Gantung Numbei yang menghubungkan wilayah Kakaniuk dan Kateri menjadi salah satu bukti nyata berjalannya program pembangunan Pemerintah Kabupaten Malaka di bawah kepemimpinan Bupati Stefanus Bria Seran (SBS) dan Wakil Bupati Henri Melki Simu (HMS).

Jembatan tersebut resmi diresmikan pada Kamis (20/8/2026), sekaligus menjadi momentum penting bagi masyarakat yang selama ini membutuhkan akses penghubung antarkawasan.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Malaka, Lorens L. Haba, dalam laporan pada acara peresmian menjelaskan secara terbuka mengenai anggaran yang digunakan dalam pembangunan infrastruktur tersebut.

Menurut Lorens, pembangunan Jembatan Gantung Numbei beserta sejumlah pekerjaan pendukungnya menelan anggaran sebesar Rp7,15 miliar.

“Anggaran sebesar Rp7.150.000.000 itu tidak hanya digunakan untuk pembangunan jembatan gantung, tetapi juga mencakup sejumlah pekerjaan pendukung lainnya,” ujar Lorens.

Ia menjelaskan, anggaran tersebut juga digunakan untuk pekerjaan pendukung, di antaranya pembangunan bronjong serta rabat di sekitar kawasan jembatan.
Pekerjaan tersebut dilakukan untuk menunjang akses sekaligus memperkuat keamanan dan keberlangsungan fungsi jembatan bagi masyarakat.

Namun, Lorens juga menyampaikan secara terbuka bahwa masih terdapat sejumlah pekerjaan yang belum sepenuhnya dituntaskan karena keterbatasan anggaran.

“Tapi sampai saat ini belum selesai proyeknya karena uangnya belum cukup. Tetapi setelah itu kita tuntaskan,” tegasnya.

Jembatan 120 Meter, Harapan Baru Warga

Jembatan Gantung Numbei memiliki panjang sekitar 120 meter dengan lebar 2 meter. Kehadirannya diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat, khususnya warga yang selama ini membutuhkan akses penghubung antara wilayah Kakaniuk dan Kateri.

Bagi masyarakat, jembatan tersebut bukan sekadar konstruksi fisik yang membentang di atas aliran sungai. Jembatan Numbei menjadi bagian penting dari akses kehidupan warga, mulai dari aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga hubungan sosial antarmasyarakat.

Pembangunan infrastruktur ini sekaligus memperlihatkan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berbicara tentang angka dalam dokumen anggaran, tetapi juga tentang bagaimana anggaran tersebut diterjemahkan menjadi fasilitas yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Lorens Ingatkan Warga Jaga Jembatan
Di penghujung laporannya, Kadis PUPR Malaka mengingatkan masyarakat agar menggunakan Jembatan Gantung Numbei sesuai dengan peruntukannya.

Ia juga mengajak masyarakat bersama-sama menjaga dan merawat fasilitas tersebut agar dapat digunakan dalam jangka panjang.

Sebab, pembangunan sebuah infrastruktur membutuhkan anggaran besar, perencanaan dan proses panjang. Karena itu, keberlangsungan manfaatnya juga sangat bergantung pada kepedulian masyarakat dalam menjaga serta menggunakan fasilitas tersebut secara bertanggung jawab.

Jembatan Numbei kini berdiri sebagai salah satu wajah pembangunan infrastruktur Kabupaten Malaka—menghubungkan wilayah yang sebelumnya membutuhkan akses lebih baik sekaligus menghadirkan harapan baru bagi masyarakat Kakaniuk dan Kateri.

Jembatan telah berdiri. Akses telah terbuka. Dan pembangunan kembali menemukan maknanya ketika manfaatnya sampai ke tengah masyarakat.**##//

 

Editor : Eky luan