Bupati SBS dan Revolusi Sepak Bola Malaka: Dari ETMC 2019 Menuju Panggung Nasional
Malaka, Malakanews.com — Sejarah tidak selalu lahir dari gedung megah atau pidato panjang. Terkadang, sejarah tumbuh dari sebuah bola yang ditendang anak-anak kecil di tanah sederhana, dari mimpi yang dirawat, dan dari keberanian seorang pemimpin melihat masa depan.
Di tanah Malaka, sepak bola bukan hanya olahraga. Ia telah menjadi napas, kebanggaan, dan cahaya yang menyatukan masyarakat. Di balik perjalanan panjang itu, nama Stefanus Bria Seran (SBS) menjadi bagian penting dalam revolusi sepak bola Malaka.
Ketika SBS memimpin sebagai Bupati Malaka periode 2016–2021, sebuah fondasi besar mulai diletakkan. Sepak bola Malaka perlahan bangkit, bukan hanya mengejar kemenangan, tetapi membangun mimpi agar anak-anak Malaka memiliki panggung untuk menunjukkan kemampuan.
Puncaknya hadir pada tahun 2019. Di tengah perjuangan dan harapan masyarakat, PS Malaka berhasil menjadi juara El Tari Memorial Cup (ETMC) 2019. Sebuah mahkota bergengsi sepak bola Nusa Tenggara Timur yang menjadi simbol bahwa Malaka mampu berdiri sejajar dengan daerah-daerah besar lainnya.
Namun SBS tidak hanya melihat hari ini. Pandangan diarahkan jauh ke depan, kepada kaki-kaki kecil yang kelak menjadi penerus kejayaan. Dari pembinaan usia dini, lahirlah generasi baru yang membawa nama Malaka semakin tinggi.
PS Malaka U-12 berhasil menjadi juara Piala Danone U-12 dan melangkah hingga tingkat nasional. Sebuah pesan kuat bahwa anak-anak Malaka memiliki bakat, semangat, dan mimpi yang sama besarnya dengan anak-anak dari daerah lain.
Memasuki periode kepemimpinan SBS tahun 2025–2030, revolusi sepak bola Malaka kembali menemukan iramanya. Benih yang pernah ditanam mulai tumbuh menjadi pohon prestasi.
Tahun 2025 menjadi saksi kebangkitan generasi muda Malaka dengan torehan:
Juara Soeratin U-13 Zona Provinsi NTT
Runner Up Soeratin U-15 Zona Provinsi NTT
Juara Piala Menpora U-15 Zona Provinsi NTT
Runner Up Piala Presiden U-15 Tingkat Nasional
Belum berhenti di sana. Tahun 2026, langit sepak bola Malaka semakin bercahaya. PS Malaka mencatat sejarah dengan menjadi juara:
Soeratin Cup U-12 Tingkat Provinsi NTT
Soeratin Cup U-13 Tingkat Provinsi NTT
Soeratin Cup U-15 Tingkat Provinsi NTT
Tiga generasi muda tersebut kemudian membawa kebanggaan besar dengan mewakili Provinsi NTT menuju tingkat Nasional Soeratin U-12, U-13, dan U-15.
Dan ketika PS Malaka U-17 memasuki medan perjuangan, sejarah kembali terukir. Dalam pertarungan penuh gengsi di Soeratin Cup, PS Malaka berhasil menundukkan PSN Ngada dengan skor 1-0.
Kemenangan itu bukan hanya tentang angka di papan skor. Itu adalah suara lantang bahwa sepak bola Malaka telah berubah. Bahwa anak-anak dari ujung negeri ini mampu berdiri dengan kepala tegak menghadapi kekuatan besar.
Sebab sebuah revolusi tidak selalu terjadi dengan suara keras. Kadang ia hadir melalui kerja sunyi, melalui latihan panjang, melalui keringat anak-anak muda yang percaya bahwa mimpi mereka layak diperjuangkan.
Dari mahkota ETMC 2019, kejayaan Piala Danone U-12, prestasi Soeratin 2025, hingga langkah menuju panggung nasional 2026, sepak bola Malaka sedang menulis cerita emasnya sendiri.
SBS dan revolusi sepak bola Malaka bukan hanya tentang piala yang dikumpulkan, tetapi tentang mimpi yang dihidupkan.
Hari ini mereka berlari mengejar bola.
Besok mereka bisa membawa nama Malaka ke panggung dunia.
Karena sejarah tidak diwariskan begitu saja.
Sejarah dibangun oleh mereka yang berani menanam mimpi.
Malaka terus melangkah.
Sepak bola terus bergema.
Dan generasi emas terus menulis sejarah.**##//
Editor : Eky luan






