Tradisi Emas dari Mako Polres Malaka, Kapolres AKBP Riki Ganjar Gumilar Antar PS Malaka U-17 Ukir Sejarah di Soeratin Cup

 

Malaka,MalakaNews.com — Ada cerita yang terus hidup dari halaman Mako Polres Malaka. Setiap kali anak-anak usia dini PS Malaka dilepas untuk membawa nama daerah dalam sebuah kompetisi, selalu ada harapan besar yang ikut mengiringi langkah mereka.

Pelepasan yang dilakukan oleh Kapolres Malaka AKBP Riki Ganjar Gumilar, S.I.K., M.M. bukan sekadar seremoni biasa. Dari Mako Polres Malaka, para pemain muda dilepas dengan doa, dukungan, dan keyakinan bahwa mereka mampu membawa harum nama daerah di panggung sepak bola Nusa Tenggara Timur.

Selama ini, setiap pelepasan anak-anak PS Malaka dari Mako Polres Malaka selalu menghadirkan cerita manis. Seolah ada tradisi juara yang mengikuti perjalanan generasi muda sepak bola Malaka.

Kali ini, tradisi itu kembali terbukti dalam ajang Soeratin Cup U-17 di Maumere, Kabupaten Sikka. Di lapangan hijau Maumere, anak-anak Malaka tampil dengan mental petarung dan mencetak sejarah besar setelah berhasil menundukkan PSN Ngada dengan skor 1-0.

Kemenangan tipis itu menjadi kemenangan yang sangat berarti. Bukan hanya tentang satu gol dan tiga poin, tetapi tentang keberanian mematahkan catatan panjang selama 12 tahun, di mana PSN Ngada menjadi lawan yang selalu sulit ditaklukkan oleh PS Malaka.

Anak-anak muda Malaka membuktikan bahwa kerja keras, disiplin, dan keyakinan mampu mengubah sejarah. Mereka datang ke Maumere bukan hanya untuk bertanding, tetapi untuk menulis cerita baru bagi sepak bola daerah.

Kapolres Malaka AKBP Riki Ganjar Gumilar menjadi bagian dari perjalanan itu. Jiwa Bhayangkara tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan masyarakat, tetapi juga dalam memberi dukungan moral bagi generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang tangguh, disiplin, dan berprestasi.

Dari Mako Polres Malaka mereka dilepas dengan harapan. Di Maumere mereka menjawabnya dengan perjuangan. Dan hari ini, PS Malaka U-17 berdiri dengan kebanggaan setelah menorehkan sejarah di panggung Soeratin Cup.

Skor 1-0 mungkin terlihat sederhana, tetapi bagi Malaka, angka itu adalah simbol lahirnya sejarah baru dari kaki-kaki muda anak negeri. **##//

 

Editor : Eky luan