Bupati Stefanus bria seran Kembali Hadir Saksikan Semifinal Piala Novanto Cup III di Haitimuk

Malaka, Malakanews.com — Komitmen Stefanus Bria Seran terhadap perkembangan sepak bola di Kabupaten Malaka kembali terlihat nyata. Setelah sebelumnya mendampingi langsung perjalanan PS Malaka U-12 hingga menjuarai Festival Grassroot Piala Presiden 2026 zona NTT di Kupang, kini Bupati Malaka kembali hadir menyaksikan laga semifinal turnamen Piala Novanto Cup III di Lapangan Haitimuk, Jumat (26/6/2026).
Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Malaka itu terlihat dari panggung utama lapangan saat pertandingan semifinal antara SMA Fajar Timur Haitimuk melawan Putra Kamanasa berlangsung. Sorotan masyarakat pun tertuju kepada sosok yang selama ini dikenal konsisten memberi perhatian pada dunia olahraga, khususnya sepak bola.
Di tengah padatnya agenda pemerintahan, kehadiran Bupati SBS menjadi simbol bahwa sepak bola bukan sekadar hiburan rakyat, tetapi juga bagian penting dalam membangun karakter generasi muda. Dukungan yang diberikan secara langsung menjadi energi tersendiri bagi para pemain yang bertanding di atas lapangan hijau.
Dalam pertandingan semifinal tersebut, SMA Fajar Timur Haitimuk tampil perkasa dengan kemenangan meyakinkan 5-0 atas Putra Kamanasa. Gol pembuka dicetak Ifan pada menit ke-24, disusul Yoko Jehaman tiga menit berselang yang menggandakan keunggulan timnya.
Dominasi Fajar Timur terus berlanjut sepanjang laga. Riska ikut mencatatkan namanya di papan skor, sebelum dua gol tambahan lahir di babak kedua. Yoko Jehaman kembali menjadi penutup pesta gol lewat lesakan pada menit ke-81, memastikan langkah timnya menuju partai puncak.
Kemenangan ini mengantar SMA Fajar Timur Haitimuk melaju ke final dan akan berhadapan dengan Betun FC dalam perebutan gelar juara Piala Novanto Cup III. Laga final dipastikan bakal menyajikan duel sengit, mengingat kedua tim sama-sama tampil impresif sepanjang turnamen.
Bagi masyarakat Malaka, kehadiran Bupati SBS dalam setiap momentum sepak bola menjadi pesan kuat bahwa olahraga adalah ruang persatuan, pembinaan, dan harapan. Sebab di setiap riuh sorak dari tribun dan dentuman bola di lapangan, tersimpan cita-cita besar untuk masa depan sepak bola Malaka yang lebih gemilang.**##//
Editor : Eky luan






