Ketua PSSI ABS Hadir di Haitimuk, Jadi Saksi Dominasi Fajar Timur di Semifinal Piala Novanto Cup III
Malaka, Malakanews.com — Semangat sepak bola kembali membara di Lapangan Haitimuk, Jumat (26/6/2026), saat laga semifinal Piala Novanto Cup III mempertemukan SMA Fajar Timur Haitimuk melawan Putra Kamanasa. Di tengah atmosfer pertandingan yang penuh gengsi, kehadiran Adrianus Bria Seran (ABS) menjadi sorotan utama masyarakat.
Sebagai Ketua DPRD Kabupaten Malaka, Ketua PSSI Kabupaten Malaka, sekaligus Ketua DPC Partai Golkar Malaka, kehadiran ABS di pinggir lapangan bukan sekadar menyaksikan pertandingan. Lebih dari itu, ia menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung pertumbuhan sepak bola di daerah, sebuah bidang yang selama ini terus ia kawal dengan penuh perhatian.
Bagi masyarakat Malaka, sosok ABS bukan nama baru dalam dunia olahraga. Tiga periode mendapat kepercayaan rakyat, ia tetap menjaga kedekatan dengan masyarakat, terutama melalui sepak bola yang telah menjadi denyut nadi kehidupan sosial di Malaka. Kehadirannya di Haitimuk menjadi bukti bahwa pembinaan generasi muda tak boleh lepas dari perhatian para pemimpin daerah.
Di atas lapangan, SMA Fajar Timur Haitimuk tampil luar biasa sejak awal laga. Gol pembuka lahir pada menit ke-24 melalui Ifan yang sukses memecah kebuntuan. Tiga menit berselang, Yoko Jehaman menggandakan keunggulan sekaligus memperlihatkan superioritas timnya.
Tekanan terus bergelombang sepanjang pertandingan. Riska turut menambah pundi-pundi gol sebelum dua gol tambahan lahir di babak kedua. Yoko Jehaman kembali mencatatkan namanya lewat gol penutup pada menit ke-81, memastikan kemenangan telak 5-0 bagi Fajar Timur.
Kemenangan besar itu memastikan SMA Fajar Timur Haitimuk melangkah ke partai final dan akan menghadapi Betun FC dalam duel perebutan gelar juara. Laga final dipastikan menjadi panggung besar yang akan menyita perhatian publik Malaka.
Namun lebih dari sekadar hasil pertandingan, kehadiran ABS di Haitimuk menjadi pesan penting bahwa sepak bola tetap mendapat tempat istimewa dalam pembangunan daerah. Sebab di lapangan hijau, bukan hanya gol yang tercipta, tetapi juga lahir harapan, disiplin, dan masa depan generasi muda Malaka.**##//
Editor : eky luan






