Di Era Kepemimpinan SBS-HMS, Sepak Bola Malaka Kembali Bangkit; PS Malaka U-17 Ukir Sejarah Tumbangkan PSN Ngada
Maumere, Malakanews.com – Sepak bola Malaka kembali menunjukkan denyut kebangkitannya. Setelah dalam beberapa tahun terakhir prestasi demi prestasi mulai lahir dari kelompok usia muda, kini sejarah baru kembali ditorehkan. PS Malaka U-17 sukses menumbangkan PSN Ngada dengan skor 1-0 pada ajang Piala Soeratin U-17 di Stadion Gelora Samador, Maumere, Rabu (29/7/2026).
Kemenangan itu bukan sekadar tambahan tiga poin. Bagi masyarakat Malaka, hasil tersebut mengakhiri penantian panjang selama 12 tahun yang belum pernah mampu mengalahkan PSN Ngada dalam kompetisi resmi.
Kebangkitan sepak bola Malaka mengingatkan kembali pada masa kepemimpinan perdana Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran (SBS), ketika PS Malaka berhasil menjuarai Piala El Tari Cup dan menjadi salah satu kekuatan sepak bola di Nusa Tenggara Timur. Kini, saat SBS kembali memimpin Kabupaten Malaka bersama Wakil Bupati Henri Melki Simu (HMS), pembinaan sepak bola usia dini kembali mendapat perhatian dan mulai menunjukkan hasil di berbagai level kompetisi.
Prestasi itu terlihat dari keberhasilan tim-tim kelompok umur Malaka yang mampu meraih gelar pada berbagai ajang, mulai dari kategori U-12, U-13, hingga U-15. Rentetan capaian tersebut menjadi gambaran bahwa pembinaan pemain muda terus berjalan dan mulai melahirkan generasi yang mampu bersaing di tingkat provinsi.
Kini, giliran PS Malaka U-17 yang menorehkan tinta emas. Kemenangan atas PSN Ngada menjadi simbol bahwa kerja keras para pemain, pelatih, ofisial, dukungan PSSI Kabupaten Malaka, pemerintah daerah, orang tua, dan masyarakat mulai membuahkan hasil.
Ketua PSSI Kabupaten Malaka, Adrianus Bria Seran, menyebut kemenangan ini sebagai sejarah baru bagi sepak bola Malaka. Menurutnya, hasil tersebut harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan dan menjaga semangat juang para pemain.
Perjalanan PS Malaka U-17 masih belum selesai. Kemenangan atas PSN Ngada menjadi modal berharga untuk menghadapi pertandingan-pertandingan berikutnya. Dengan semangat yang sama, masyarakat Malaka kini menaruh harapan besar agar langkah tim berjuluk Laskar Malaka terus berlanjut hingga mampu menembus partai puncak dan membawa pulang gelar juara.
Sejarah telah mulai ditulis di Maumere. Kini, harapan itu masih hidup. Satu demi satu tantangan menanti, dan PS Malaka memiliki kesempatan untuk melanjutkan kisah kebangkitan sepak bola Malaka menuju tangga juara.**##//






