Dua Tangan di Balik Mahkota Juara: dr.Dion Bria Seran dan Ade Sjan, Penjaga Mimpi PS Malaka U-12

 

Malaka, MalakaNews.com — Di balik gemuruh kemenangan PS Malaka U-12 yang sukses menjuarai Piala Presiden U-12 Zona NTT setelah menaklukkan lawannya di partai final, ada dua sosok yang tak banyak berdiri di tengah sorotan, tetapi jejak kerja dan pengabdiannya begitu terasa dalam perjalanan tim ini: Direktur PS Malaka, Dion Bria Seran, dan Kadispora Malaka, Ade Sjan Maikameng. Informasi tentang skuad dan perjalanan tim PS Malaka U-12 sebelumnya juga telah menjadi perhatian publik dalam persiapan menuju Piala Presiden 2026.

Berdasarkan pantauan MalakaNews, keduanya menjadi dua figur penting yang terus menjaga denyut pembinaan sepak bola usia dini di Kabupaten Malaka. Satu bergerak dari ruang manajerial dan pembinaan internal tim, sementara satu lagi berdiri di jalur kebijakan dan penguatan sektor olahraga daerah.

Di lapangan, anak-anak PS Malaka memang menjadi wajah kemenangan. Namun di balik peluh dan selebrasi itu, ada kerja sunyi yang tak terlihat—kerja panjang yang dibangun dengan kesabaran, keyakinan, dan komitmen untuk menumbuhkan generasi emas sepak bola Malaka.

Sebagai Direktur PS Malaka, Dion Bria Seran terus menjaga arah pembinaan tetap hidup. Baginya, sepak bola bukan hanya tentang kemenangan, tetapi tentang membangun karakter, disiplin, dan masa depan.

Sementara itu, Ade Sjan Maikameng hadir sebagai bagian penting dari ekosistem pembinaan. Dengan perhatian dan sentuhan langsung terhadap pengembangan olahraga, ia ikut memastikan mimpi anak-anak Malaka tetap punya ruang untuk tumbuh.

Kemenangan ini bukan lahir dalam semalam. Ia tumbuh dari latihan yang panjang, dari keringat yang jatuh di tanah lapang, dari strategi yang dirajut dengan sabar, dan dari keyakinan bahwa Malaka punya masa depan besar di sepak bola.

Mereka mungkin tidak mencetak gol, tidak pula mengangkat trofi di tengah lapangan. Namun seperti akar yang tak terlihat tetapi menopang pohon tetap tegak, begitulah peran mereka dalam perjalanan PS Malaka U-12 menuju puncak NTT.

Kini, setelah mahkota regional berhasil diraih, langkah berikutnya sudah menanti. Yogyakarta menjadi panggung baru, tempat mimpi yang lahir dari Rai Malaka akan diuji di level nasional.

Dan dari tanah kecil di selatan Timor ini, satu pesan telah dikirim dengan jelas: juara tidak lahir secara kebetulan, tetapi dari tangan-tangan yang setia bekerja, bahkan dalam sunyi.**##//

 

Editor : Eky luan