PS Malaka U-12 Juara Regional NTT, Hadiah Manis di Momentum Spesial Ketua DPRD Malaka
Malaka, MalakaNews.com — Dari tanah Rai Malaka, sejarah kecil kembali lahir dengan gema yang besar. PS Malaka U-12 sukses menorehkan tinta emas setelah menaklukkan SSB Putra Mandiri dengan skor 2-1 pada partai final regional NTT di Stadion Oepoi, Senin (22/6/2026).
Kemenangan itu bukan sekadar mengantar PS Malaka mengangkat trofi, tetapi juga memastikan langkah mereka sebagai wakil NTT menuju putaran nasional Piala Presiden U-12 di Yogyakarta pada awal Juli mendatang.
Sejak peluit awal dibunyikan, PS Malaka tampil dengan ritme permainan yang rapi, disiplin, dan penuh keberanian. Anak-anak muda itu bermain dengan semangat yang tak hanya membawa nama tim, tetapi juga harga diri daerah. Kerja sama antarlini terlihat begitu padu, membuat lawan kesulitan mengembangkan permainan.
Di tengah tensi pertandingan yang terus meninggi, Aljo Klau muncul sebagai pembeda. Pemain muda itu mencetak dua gol penting yang mengubah jalannya laga dan menjadi penentu kemenangan. Dua sentuhan emasnya bukan hanya membawa keunggulan, tetapi juga menghidupkan keyakinan bahwa malam itu panggung juara memang sedang menunggu PS Malaka.
Dari tepi lapangan, manejer. dr dion bria seran terus mengawal jalannya pertandingan dengan penuh fokus, memberi instruksi, membakar semangat, dan menjaga ritme permainan anak asuhnya agar tetap stabil hingga akhir laga.
Namun di balik riuh pertandingan, sorotan tak lepas dari sosok Stefanus Bria Seran yang hadir langsung di Tribun Kehormatan. Kehadiran SBS sejak awal turnamen menjadi energi tersendiri bagi skuad muda PS Malaka.
Langkah-langkah SBS di Stadion Oepoi seolah bukan sekadar langkah seorang kepala daerah, tetapi langkah yang membawa harapan, menyulap kecemasan menjadi keyakinan, dan mengubah beban menjadi keberanian. Kehadirannya menjadi simbol bahwa pemerintah tidak hanya bicara tentang mimpi anak-anak Malaka, tetapi benar-benar berdiri di belakang mereka.
Usai pertandingan, SBS memberikan apresiasi kepada para pelatih di tingkat kecamatan yang disebutnya sebagai fondasi utama lahirnya bibit-bibit muda sepak bola Malaka. Menurutnya, kemenangan ini adalah buah dari kerja panjang, latihan yang konsisten, dan kesabaran yang terus dirawat dari bawah.
Ia menegaskan bahwa pola pembinaan harus tetap dijaga, sebab apa yang diraih hari ini bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan yang lebih besar.
Kemenangan ini pun terasa semakin istimewa karena hadir bertepatan dengan momentum ulang tahun Ketua DPRD Malaka. Seolah semesta memilih cara paling indah untuk memberi hadiah—bukan dengan kata-kata, melainkan lewat kemenangan, lewat peluh, dan lewat kaki-kaki kecil yang berlari membawa nama Malaka.
Dari Stadion Oepoi, PS Malaka telah mengirim satu pesan kuat: bahwa dari tanah kecil di selatan Timor ini, mimpi besar sedang tumbuh, dan kini bersiap menapaki panggung nasional.**##//
Editor : Eky luan






