Juara yang Menyatukan Hati, Tim Voli Putra Bikane B Sampaikan Terima Kasih kepada Pastor Paroki Romo Erwin dan Panitia

 

Malaka, malakanews.com – Sorak kemenangan memang telah usai, namun gema rasa syukur masih bergema di setiap hati. Di tengah sukacita yang menyelimuti umat Paroki Kaputu, Tim Voli Putra Lingkungan Bikane B tidak hanya membawa pulang trofi juara pertama, tetapi juga membawa pulang kenangan indah tentang persaudaraan, pelayanan, dan kasih yang dipersatukan dalam iman. Dengan penuh kerendahan hati, tim menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pastor Paroki Romo Erwin beserta seluruh panitia yang telah bekerja tanpa lelah menyukseskan turnamen antarlingkungan dalam rangka menyongsong Hari Ulang Tahun Santo Yohanes Pembaptis Kaputu ke-23 yang diperingati pada 20 Juli 2026. Sebab kemenangan sejati selalu lahir dari hati yang saling menguatkan, bukan dari kehebatan seorang diri.

Keberhasilan meraih gelar juara pertama menjadi buah dari kerja keras, disiplin, kekompakan, dan semangat pantang menyerah yang terus dipupuk sepanjang pertandingan. Namun bagi Tim Voli Putra Bikane B, trofi hanyalah simbol. Nilai yang jauh lebih berharga adalah kebersamaan yang terjalin di antara seluruh lingkungan, para pemain, Pastor Paroki, panitia, serta umat yang hadir memberikan doa dan dukungan. Di setiap langkah perjuangan ada doa yang mengiringi, dan di setiap tepuk tangan tersimpan kasih yang menguatkan.

Turnamen ini tidak sekadar menjadi ajang kompetisi olahraga. Lebih dari itu, lapangan voli berubah menjadi ruang perjumpaan, tempat setiap senyum menghapus sekat, setiap pertandingan mempererat persaudaraan, dan setiap peluit yang dibunyikan mengajarkan arti sportivitas. Melalui kegiatan sederhana ini, umat diajak untuk terus membangun semangat persatuan, saling menghormati, serta menjaga keharmonisan dalam kehidupan menggereja. Sebab bola boleh jatuh di lapangan, tetapi persaudaraan jangan pernah jatuh di dalam hati.

Dalam semangat perayaan Hari Ulang Tahun Santo Yohanes Pembaptis Kaputu ke-23, turnamen ini menjadi bukti bahwa Gereja tidak hanya bertumbuh melalui doa dan liturgi, tetapi juga melalui kebersamaan yang diwujudkan dalam karya, pelayanan, dan aktivitas yang menyatukan umat. Generasi muda diberi ruang untuk bertumbuh, belajar menghargai lawan, menerima kemenangan dengan rendah hati, serta menghadapi kekalahan dengan jiwa yang besar. Karena iman yang hidup akan melahirkan kasih, dan kasih yang hidup akan menghadirkan persaudaraan yang tak lekang oleh waktu.

Mengakhiri ungkapan syukur tersebut, Tim Voli Putra Lingkungan Bikane B berharap kegiatan seperti ini terus menjadi tradisi yang diwariskan dari generasi ke generasi. Mereka percaya bahwa piala suatu hari akan menjadi kenangan, tetapi persaudaraan yang lahir dari lapangan pertandingan akan tetap hidup dalam hati setiap umat. Tim juga mengajak seluruh umat Paroki Kaputu untuk terus menjaga semangat persatuan dan kebersamaan yang telah terbangun melalui turnamen ini. Sebab juara sejati bukanlah mereka yang berdiri paling tinggi di atas podium, melainkan mereka yang mampu merendahkan hati, menjaga persatuan, dan menghadirkan kasih Kristus dalam setiap langkah kehidupan. Dari lapangan sederhana inilah lahir persaudaraan yang besar, dan dari persaudaraan itulah Gereja akan terus bertumbuh menjadi rumah yang penuh cinta bagi semua umat.**##//

 

Editor : Eky luan