Nuansa Paskah Sarat Kemanusiaan, Bupati Stefanus Bria Seran Melayat dan Hormati Jejak Pemimpin Belu

Malaka, Malakanews.com – Dalam balutan suasana Paskah yang sarat makna pengorbanan dan kemanusiaan, Bupati Malaka Stefanus Bria Seran bersama Ketua TP PKK Malaka Beatrix Yasinta Bria Seran melayat ke rumah duka almarhum Johanes S. Letto di Atambua, Kabupaten Belu, Sabtu (4/4/2026).

Kehadiran rombongan Pemerintah Kabupaten Malaka bukan sekadar menyampaikan belasungkawa, tetapi juga menjadi momen mengenang sejarah panjang yang mengikat Kabupaten Belu dan Malaka. Pada masa kepemimpinan almarhum, wilayah Malaka masih merupakan bagian dari Kabupaten Belu.

Setibanya di rumah duka, rombongan disambut keluarga besar almarhum dan langsung mengikuti doa bersama dalam suasana hening penuh makna. Duka yang dirasakan tidak hanya milik keluarga, tetapi juga menjadi duka bersama masyarakat Belu dan Malaka.

Dalam penyampaiannya, Bupati Stefanus Bria Seran menegaskan bahwa almarhum bukan hanya pemimpin bagi Belu pada masanya, tetapi juga bagian dari sejarah perjalanan Malaka sebagai daerah otonom.

“Kami datang dengan hati yang berduka, namun juga penuh hormat. Pada masa kepemimpinan beliau, Malaka masih menjadi bagian dari Belu. Artinya, jasa dan pengabdian beliau juga menjadi bagian dari perjalanan sejarah daerah kami,” ujarnya.

Ia menambahkan, nilai-nilai kepemimpinan, pengabdian, dan keteladanan yang diwariskan almarhum akan terus hidup dan menjadi inspirasi bagi generasi penerus, terlebih dalam momentum Paskah yang mengajarkan arti pengorbanan dan harapan.

Kunjungan duka ini menjadi simbol kuat bahwa nilai kemanusiaan, penghormatan terhadap jasa para pendahulu, serta ikatan sejarah antarwilayah tetap terjaga dalam membangun Malaka yang bermartabat.**##//

 

Editor : Eky luan