Pesan Gubernur NTT untuk Korban Gempa Flores: Duka Flores adalah Duka Kita Semua

 

MalakaNews.com | Kupang – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Melkiades Laka Lena, menyampaikan pesan kemanusiaan yang menyentuh hati kepada masyarakat Flores yang terdampak gempa bumi. Ia mengajak seluruh masyarakat NTT dan Indonesia untuk merapatkan barisan, mengulurkan tangan, serta memanjatkan doa bagi para korban.

 

Atas nama Pemerintah Provinsi NTT, Melki menyampaikan rasa duka dan belasungkawa yang mendalam kepada seluruh warga yang terdampak bencana. Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak akan membiarkan masyarakat menghadapi musibah ini sendirian.

 

“Saya mewakili seluruh jajaran Pemerintah Provinsi NTT menyampaikan duka dan rasa belasungkawa bagi seluruh korban,” ujar Melki.

 

Menurutnya, Pemerintah Provinsi NTT bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kejaksaan Tinggi, TNI-Polri, serta pemerintah kabupaten/kota akan terus hadir mendampingi masyarakat hingga masa pemulihan.

 

Melki menjelaskan, langkah cepat pemerintah daerah merupakan bagian dari tindak lanjut arahan Pemerintah Pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Sejumlah kementerian juga telah memberikan dukungan khusus bagi NTT, terutama wilayah Flores yang terdampak gempa.

 

“Kita akan lewati ini bersama-sama dan mudah-mudahan duka ini dapat kita pulihkan dalam waktu yang tidak terlalu lama,” katanya.

 

Dalam pesannya, Melki mengutip kalimat penuh makna dari Fransiskus Subha:

 

“Yang tertusuk padamu, berdarah padaku.”

 

Bagi Melki, ungkapan tersebut menggambarkan nilai solidaritas dan kemanusiaan yang harus terus dijaga. Bencana yang menimpa masyarakat Flores bukan hanya menjadi persoalan warga setempat, tetapi menjadi luka bersama seluruh rakyat Indonesia.

 

“Apa yang dirasakan saudara-saudara kita di Flores adalah duka kita bersama sebagai saudara sebangsa, setanah air, dan sesama manusia,” tegasnya.

 

Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengedepankan kepedulian dan semangat gotong royong.

 

“Duka Flores adalah duka NTT dan duka Indonesia. Mari kita rapatkan barisan, ulurkan tangan, dan bersatu memberikan bantuan serta doa terbaik bagi saudara-saudara kita di Flores,” ajaknya.

 

Ajakan tersebut ditujukan kepada seluruh lapisan masyarakat, mulai dari pemerintah, aparat keamanan, pemerintah daerah, pelaku usaha, organisasi kemasyarakatan, hingga masyarakat umum agar bergerak dalam satu koordinasi membantu memenuhi kebutuhan warga terdampak.

 

Usai menyampaikan pesan kemanusiaan tersebut, Gubernur Melkiades Laka Lena juga menyatakan akan meninjau langsung kondisi di Flores untuk memastikan penanganan korban berjalan optimal serta kebutuhan masyarakat dapat segera dipenuhi.

 

Di tengah ujian yang melanda Bumi Flores, semangat persaudaraan menjadi kekuatan utama. Sebab, ketika satu daerah berduka, seluruh Nusa Tenggara Timur ikut merasakan luka yang sama—dan bersama pula bangkit menuju harapan.**##//