SBS dan Spirit Rai Malaka Menyatu di Tubuh Manumeo, PS Malaka Siap Tempur di Kupang
Malaka, Malakanews.com — Kemajuan sepak bola di Kabupaten Malaka dalam beberapa tahun terakhir terus menunjukkan perkembangan yang luar biasa. Dari lapangan-lapangan sederhana di desa hingga atmosfer pertandingan yang semakin hidup, semangat sepak bola kini tumbuh menjadi kebanggaan baru masyarakat Rai Malaka.
Di balik perkembangan itu, nama Stefanus Bria Seran atau SBS menjadi sosok yang kerap disebut publik sebagai salah satu figur yang ikut menyalakan gairah olahraga, khususnya sepak bola, di Kabupaten Malaka. Dukungan terhadap generasi muda, pembinaan olahraga, hingga semangat membangun mental bertanding perlahan melahirkan kepercayaan diri baru bagi anak-anak Malaka untuk tampil bersaing di level yang lebih tinggi.
Semangat itulah yang kini terlihat dalam tubuh skuad Manumeo, PS Malaka, yang tengah mempersiapkan diri menghadapi turnamen di Kupang. Di Lapangan Haitimuk, tempat latihan berlangsung, para pemain terlihat berlatih penuh semangat. Keringat jatuh di atas rumput lapangan, namun tekad mereka tetap menyala membawa nama Rai Malaka.
Direktur sepak bola PS Malaka, dr. Dion Bria Seran, memastikan kondisi tim saat ini berada dalam kesiapan terbaik menghadapi persaingan yang diprediksi berlangsung sengit.
“Kami sudah siapkan diri untuk menghadapi kekuatan lawan di turnamen nanti di Kupang. Anak-anak dalam motivasi tinggi, dan kami akan bertarung sampai menit terakhir,” tegas Dion saat ditemui Malakanews.com di sela latihan fisik, Selasa, 26 Mei 2026.
Bagi PS Malaka, turnamen ini bukan sekadar ajang perebutan kemenangan. Ada harga diri daerah yang ikut dibawa ke atas lapangan. Ada semangat masyarakat Malaka yang hidup dalam setiap langkah para pemain muda Manumeo.
Karena itu, setiap umpan bukan hanya bagian dari permainan. Setiap tekel bukan sekadar duel biasa. Dan setiap gol yang tercipta nantinya akan menjadi simbol keberanian anak-anak Rai Malaka yang ingin membuktikan bahwa mereka mampu bersaing dengan siapa pun.
Banyak masyarakat menggambarkan spirit PS Malaka seperti “gelombang Abudenok, Taberek, dan Beninai” — kuat, keras, dan sulit dipatahkan. Filosofi itu kini melekat dalam cara bermain Manumeo: penuh keberanian, pantang menyerah, dan terus bertarung sampai akhir.
Kemajuan sepak bola Malaka hari ini pun mulai dirasakan masyarakat. Dukungan publik semakin besar, talenta-talenta muda terus bermunculan, dan rasa percaya diri anak-anak Malaka semakin tumbuh untuk tampil di berbagai turnamen.
Di bawah spirit SBS dan dukungan penuh masyarakat, PS Malaka kini datang ke Kupang bukan sebagai pelengkap turnamen. Mereka datang membawa mimpi, harapan, dan martabat Rai Malaka.
Sebab bagi masyarakat Malaka, sepak bola bukan hanya soal pertandingan. Ia adalah tentang harga diri, persatuan, dan semangat sebuah daerah yang tidak pernah ingin berhenti maju.






