SBS: RSUPP Betun dan Puskesmas Harus Jadi Andalan, Layanan Kesehatan Harus Dekat, Cepat, dan Berkualitas

 

Malaka, Malakanews.com – Bupati Malaka, SBS, menegaskan bahwa RSUPP Betun dan puskesmas harus menjadi andalan utama dalam pelayanan kesehatan masyarakat. Penegasan tersebut disampaikan dalam Forum Kesehatan 2025–2026 yang digelar pada 27–28 April 2026 di Aula Kantor Bupati Malaka, sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat layanan kesehatan yang lebih dekat, cepat, dan berkualitas bagi seluruh masyarakat.

 

Dalam forum tersebut, Pemerintah Kabupaten Malaka menghadirkan akademisi Universitas Gadjah Mada (UGM) serta Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk bersama-sama membahas dan merumuskan arah kebijakan pembangunan kesehatan daerah yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan.

 

Bupati SBS mengapresiasi pelaksanaan forum tersebut yang dinilai strategis dalam memperkuat arah pembangunan sektor kesehatan di daerah serta memastikan pelayanan kesehatan semakin merata dan tepat sasaran.

 

Salah satu narasumber utama, Prof. Dr. Laksono Trisnantoro bersama tim dari Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan UGM, memaparkan konsep penguatan sistem kesehatan yang terintegrasi dan berjenjang, mulai dari desa, kecamatan, kabupaten, provinsi hingga pusat sesuai regulasi yang berlaku.

 

“Beliau memberikan gambaran bagaimana kita menyusun sistem kesehatan mulai dari desa, kecamatan, kabupaten, provinsi hingga pusat,” ujar SBS.

 

Sementara itu, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi NTT, Damiana Veronika Djahari, turut memaparkan kondisi kesehatan daerah berdasarkan berbagai indikator penting sebagai bahan evaluasi pembangunan kesehatan di Malaka.

Bupati SBS menegaskan bahwa hasil forum ini menjadi pijakan penting dalam memperkuat layanan kesehatan di daerah. Fokus pemerintah saat ini adalah penguatan RSUPP Betun serta optimalisasi puskesmas sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat.

 

Dengan kolaborasi antara UGM, Dinas Kesehatan NTT, dan Pemerintah Kabupaten Malaka, SBS optimistis transformasi layanan kesehatan akan semakin kuat dan berdampak nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat.