Bupati Malaka Saksikan Duel Sengit PS Malaka All Star U-17 Kontra SKO Kupang Berakhir 2-2”

 

Malaka, Malakanews.com — Malam di Lapangan Sepak Bola Betun, Kecamatan Malaka Tengah, Jumat (8/5/2026), terasa berbeda dari biasanya. Di bawah cahaya lampu yang menyinari rumput hijau lapangan, semangat sepak bola kembali hidup bersama riuh sorak masyarakat. Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran, hadir menyaksikan langsung laga uji tanding antara PS Malaka All Star U-17 melawan SKO Kupang. Pertandingan itu turut dihadiri pimpinan perangkat daerah, tim pendamping pembangunan, serta ratusan pecinta sepak bola yang memadati area lapangan hingga panggung.

Sejak peluit awal dibunyikan, pertandingan berlangsung cepat dan penuh gairah. PS Malaka All Star U-17 langsung mengejutkan publik lewat gol cepat Marlo bernomor punggung 19 pada menit pertama, seakan membuka malam dengan harapan dan semangat baru bagi sepak bola muda Malaka. Tuan rumah kembali menambah keunggulan melalui Ardi nomor punggung 9 pada menit ke-15, membuat tepuk tangan penonton pecah di bawah langit malam Betun.

Namun SKO Kupang datang bukan sekadar sebagai pelengkap pertandingan. Tim tamu menunjukkan semangat juang yang tinggi dan perlahan bangkit dari tekanan. Gol Ardi Raja nomor punggung 21 pada menit ke-12 membuka jalan kebangkitan SKO Kupang, sebelum Yombri nomor 16 menyamakan kedudukan di menit ke-38. Skor 2-2 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan, menghadirkan duel yang tidak hanya sengit, tetapi juga sarat sportivitas.

Suasana Lapangan Betun malam itu terasa begitu hidup. Sorak sorai penonton menggema dari berbagai sudut lapangan, menyatu dengan suara peluit dan gemuruh tepuk tangan yang silih berganti. Lapangan yang pernah menjadi saksi kejayaan PS Malaka saat menjuarai El Tari Memorial Cup 2019 kembali dipenuhi semangat dan kerinduan masyarakat terhadap sepak bola daerah yang mampu menyatukan banyak hati.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Malaka, Ade San, mengatakan laga tersebut menjadi bagian dari evaluasi pembinaan pemain muda yang selama ini dijalankan secara rutin. Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Malaka terus berkomitmen membangun sepak bola usia dini melalui program latihan, kompetisi lokal, hingga uji coba dengan tim dari luar daerah. Di tengah berkembangnya olahraga modern, pembinaan generasi muda dinilai menjadi fondasi penting untuk menjaga masa depan sepak bola Malaka tetap menyala.

“Laga seperti ini menjadi motivasi besar bagi anak-anak untuk terus berkembang,” ujar Ade San.

Direktur Teknik PS Malaka, dr. Dhion Bria Seran, SpOG, menambahkan bahwa pertandingan tersebut menjadi bagian penting dalam persiapan menghadapi Turnamen Soeratin Cup kelompok umur di Kupang. Ia berharap para pemain semakin matang dalam kerja sama tim dan strategi permainan agar mampu membawa nama Malaka berprestasi di tingkat provinsi. Baginya, setiap pertandingan bukan hanya soal skor akhir, tetapi juga tentang proses menempa mental, disiplin, dan keberanian para pemain muda.

Uji tanding yang berlangsung selama dua hari, 8–9 Mei 2026, tidak hanya menjadi ajang pembinaan pemain muda, tetapi juga hiburan bagi masyarakat serta momentum mempererat hubungan olahraga antara Kabupaten Malaka dan Kota Kupang. Di bawah cahaya malam Betun, sepak bola kembali memperlihatkan kemampuannya menyatukan semangat, harapan, dan kebanggaan masyarakat dalam satu lapangan yang sama.**##//

 

Editor : Eky luan