Di Hadapan Gembala, Bupati SBS dan Ibu Menunduk: Menerima Berkat Paskah dari Uskup”

Malaka, Malakanews.com –
Dalam suasana teduh yang dipenuhi rahmat Paskah, Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran, bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Malaka, Beatrix Yasinta Bria Seran, menerima berkat Paskah dari Uskup Atambua, Mgr. Dominikus Saku, Pr, dalam kunjungan di Istana Keuskupan Nenuk, Kabupaten Belu, Sabtu (4/4/2026).
Perjumpaan ini bukan sekadar silaturahmi, melainkan sebuah peristiwa iman yang sarat makna. Di hadapan seorang gembala, Bupati SBS dan Ibu memilih menundukkan diri—bukan karena kehilangan wibawa, melainkan karena menyadari bahwa kekuatan sejati bertumbuh dari kerendahan hati dan kedekatan dengan nilai-nilai ilahi.
Kehadiran keduanya juga menjadi ungkapan penghormatan yang tulus, sekaligus membawa sukacita dengan menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada Uskup Atambua, Mgr. Dominikus Saku, Pr. Dalam kesederhanaan itu, kasih dan persaudaraan hadir tanpa sekat, mengalir sebagai tanda kebersamaan yang hidup.
Dalam refleksi yang disampaikannya, Bupati Stefanus Bria Seran menegaskan bahwa Paskah bukan hanya perayaan seremonial, tetapi panggilan untuk menghadirkan nilai dalam tindakan nyata.
“Paskah mengajarkan pengorbanan, kasih, dan kebangkitan. Nilai ini harus hadir dalam kehidupan bersama, terutama dalam membangun masyarakat yang damai dan bersaudara,” ujarnya.
Pesan tersebut menjadi gema yang meneguhkan: bahwa kebangkitan harus tampak dalam karya, kasih harus nyata dalam pelayanan, dan pengorbanan harus hidup dalam setiap langkah pengabdian.
Momentum ini sekaligus mempertegas harmoni antara pemerintah daerah dan gereja sebagai dua pilar yang saling menguatkan. Sinergi ini tidak hanya membangun yang terlihat, tetapi juga merawat yang tak kasatmata—iman, persatuan, dan harapan.
Dalam terang Paskah, perjumpaan ini menjadi tanda yang hidup: bahwa ketika pemimpin berjalan dalam iman, dan ketika hati tetap bersujud pada kebenaran, maka terang akan selalu menemukan jalannya—membawa damai, menyalakan kasih, dan menuntun umat menuju kehidupan yang lebih bermakna.






