Tangis Haru dan Tepuk Bangga Sambut Kepulangan juara Soeratin cup

 

Malaka, MalakaNews.com – Tangis haru dan tepuk bangga mengiringi kepulangan skuad PS Malaka U-13 dan U-15 yang sukses menjuarai Soeratin Cup Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur. Ratusan warga bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Malaka memadati Rumah Jabatan Bupati di Haitimuk, Rabu (15/7/2026), untuk menyambut para pemain yang telah mengharumkan nama daerah dan akan mewakili NTT pada Seri Nasional Soeratin Cup 2026.

Dari arah Kecamatan Wewiku, kabar kemenangan seolah mendahului laju kendaraan yang membawa pulang para juara. Jalanan yang biasanya tenang berubah menjadi lautan sukacita. Hari itu, Malaka tidak hanya menyambut sebuah tim sepak bola, tetapi memeluk anak-anak terbaiknya yang pulang membawa kebanggaan.

Sepanjang perjalanan menuju Haitimuk, masyarakat berjejer di sisi jalan menyambut rombongan. Lambaian tangan, senyum tulus, telepon genggam yang merekam setiap detik, hingga bunyi klakson kendaraan yang bersahutan menjadi bahasa sederhana yang mengucapkan, “Selamat datang, para juara.” Di balik riuh itu, tersimpan doa agar langkah mereka terus melaju hingga panggung nasional.

Semakin mendekati pusat pemerintahan Kabupaten Malaka, semangat masyarakat kian bergelora. Setiap wajah memancarkan kebanggaan yang sama. Prestasi para pemain telah menyatukan seluruh lapisan masyarakat dalam satu rasa syukur bahwa putra-putri Malaka mampu berdiri di puncak sepak bola usia muda Nusa Tenggara Timur.

Sesampainya di Rumah Jabatan Bupati Malaka di Haitimuk, para juara disambut dengan sebuah baliho raksasa bertuliskan “Selamat Datang Sang Juara Soeratin Cup U-13 dan U-15 Tahun 2026, Kami Bangga.” Kalimat sederhana itu menjadi cermin rasa hormat seluruh masyarakat kepada para pemain yang telah mempersembahkan prestasi membanggakan bagi daerah.

Alunan Drum Band HTM Betun kemudian menggema mengiringi langkah para pemain memasuki lokasi seremoni. Ketua DPRD Kabupaten Malaka sekaligus Ketua PSSI Kabupaten Malaka, Adrianus Bria Seran, SH, bersama jajaran Forkopimda dan pimpinan perangkat daerah mengalungkan kain tenun kepada seluruh pemain dan ofisial. Sehelai tenun yang disampirkan di pundak mereka menjadi lambang penghormatan atas perjuangan, disiplin, dan semangat yang telah mengangkat nama Malaka.

Prosesi penyambutan semakin khidmat ketika tarian adat Likurai mengantar para juara menuju panggung kehormatan untuk disambut langsung oleh Bupati Malaka Stefanus Bria Seran dan Wakil Bupati Henri Melki Simu. Denting gong dan hentakan kaki para penari seolah mengisahkan bahwa kemenangan ini bukan hanya milik sebelas pemain di lapangan, tetapi milik seluruh rakyat Malaka.

Suasana penuh sukacita itu turut dihadiri Sekretaris Daerah, unsur Forkopimda, anggota DPRD, pimpinan OPD, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, pimpinan BUMN dan lembaga keuangan, para camat, kepala desa, pengurus SSB se-Kabupaten Malaka, orang tua pemain, serta ratusan masyarakat yang memadati lokasi penyambutan.

Bagi masyarakat Malaka, penyambutan tersebut bukan sekadar seremoni. Ia menjadi ungkapan cinta kepada generasi muda yang telah membuktikan bahwa mimpi besar dapat tumbuh dari tanah perbatasan. Di balik setiap tepuk tangan dan sorak kegembiraan, tersimpan harapan agar prestasi ini menjadi awal kebangkitan sepak bola Malaka di tingkat nasional.

Perjalanan para juara pun belum berakhir. Setelah menaklukkan panggung Provinsi Nusa Tenggara Timur, PS Malaka U-13 dan U-15 kini bersiap melangkah ke Seri Nasional Soeratin Cup 2026. Dari bumi Rai Malaka, mereka akan membawa nama daerah dan NTT untuk bersaing dengan tim-tim terbaik Indonesia, sembari mengukir mimpi bahwa suatu hari nanti, dari tanah ini akan lahir pemain-pemain yang mengharumkan Merah Putih di pentas dunia.

Semoga perjalanan para juara ini menjadi inspirasi bagi generasi muda Malaka bahwa kerja keras, disiplin, dan semangat pantang menyerah mampu mengantarkan mimpi menjadi kenyataan.**##//

 

Editor : Eky luan